- Resa Anggara Saputra (25) ditemukan tewas di kebun Lampung Barat dengan luka leher parah pada Sabtu siang.
- Polres Lampung Barat berhasil menangkap terduga pelaku berinisial MA (24) kurang dari dua belas jam.
- Motif sementara pembunuhan diduga kuat bersumber dari persoalan pribadi atau dendam lama antara pelaku dan korban.
SuaraLampung.id - Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pemuda di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian dalam waktu singkat. Hanya dalam hitungan kurang dari 12 jam setelah kejadian, pelaku berhasil dibekuk.
Peristiwa ini menyita perhatian publik karena kekerasan yang terjadi dan kecepatan aparat dalam mengungkap kasusnya.
Berikut 8 fakta penting yang perlu Anda ketahui:
1. Korban Ditemukan Tewas di Kebun
Korban diketahui bernama Resa Anggara Saputra (25), warga Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau. Ia ditemukan tak bernyawa di kebun miliknya dengan luka serius di bagian leher dan tubuh.
Kejadian terjadi pada Sabtu siang, saat korban disebut sedang beraktivitas di kebun.
2. Luka Berat di Leher dan Tubuh
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami luka parah di bagian leher yang hampir terputus, serta luka lain di tubuhnya. Kondisi tersebut menguatkan dugaan adanya tindak pembunuhan dengan senjata tajam.
3. Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan Masuk
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 1 Maret 2026 Disertai Waktu Sholat Hari Ini
Begitu laporan diterima, jajaran Satreskrim Polres Lampung Barat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Tim gabungan pun dibentuk untuk mengejar pelaku.
4. Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam
Kecepatan aparat membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari 12 jam sejak kejadian, terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah berbeda.
Keberhasilan ini disebut sebagai hasil kerja cepat tim kepolisian yang bergerak berdasarkan petunjuk awal di TKP.
5. Terduga Pelaku Masih Berusia Muda
Berita Terkait
-
Menelusuri Kebun Kopi Robusta di Lampung Barat, Dari Lereng hingga Secangkir Kopi Juara
-
Horor di Lapo Tuak Tulang Bawang: Teman Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Diciduk Polisi
-
Jembatan Liwa-Hanakau Putus Diterjang Banjir, Pemkab Lambar Tempuh Perbaikan Darurat
-
Tragedi Berdarah di Kedamaian: Pria Ini Tega Habisi Nyawa Mantan Istri dengan 63 Tusukan
-
Harimau Sumatera Terluka Masuk Kandang Jebak di Lampung Barat Sudah Dievakuasi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung