Tidak terima dengan perlakuaan tersebut, Habisar bersama anaknya (korban) melapor ke Polsek Labuhan Maringgai, Lampung Timur, setelah berada di Polsek sekitar 30 menit, anggota Polsek setempat menghantar pelapor dan korban ke unit PPA Polres Lampung Timur.
"Di Polsek hanya di ajak ngobrol untuk menceritakan peristiwanya, lalu kami di antar ke Polres untuk melaporkan secara resmi".Kata Habisar.
Laporan ke Polres tepat dihari peristiwa itu terjadi, yakni Kamis (16/12/2021) namun belum ada kabar penangkapan terhadap pelaku, Habisar sebagai orang tua korban berharap pihak berwajib segera menangkap pelaku atas apa yang telah di lakukan kepada anaknya.
"Sudah empat hari ini, Polisi belum menangkap Z, bahkan Z sekarang sudah tidak ada di rumah, karena rumah saya dan rumah pelaku hanya berjarak 30 meter, tentu saya tau pelaku sudah kabur dari rumah".Kata Habisar.
Kapolsek Labuhan Maringgai, Kompol Yuspin membenarkan Kamis (16/12/2021) Habisar dan anaknya telah datang ke Polsek untuk melaporkan atas percobaan pemerkosaan, karena kasus kekerasan anak dan perempuan, harus di tangani oleh unit PPA sehingga korban di sarankan untuk melapor ke Polres.
"Iya benar, yang lapor pak Habisar, warga Desa Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, tapi langsung kami hantar ke unit PPA Polres Timur untuk laporan formalnya,"Kata Kompol Yuspin.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Ferdiansyah, saat di konfirmasi terkait kasus tersebut, dirinya masih akan menanyakan kepada unit PPA mengenai tindak lanjut laporan dimaksud.
"Ya coba saya tak monitor dulu dengan PPA, saya belum dapat info selanjutnya terkait hal tersebut".Kata Kasat Reskrim Polres Lampung Timur.
Kontributor: Agus Susanto
Baca Juga: Jelang Muktamar ke-34 NU, Menkes Soroti Vaksinasi di Lampung Tengah Belum Capai Target
Berita Terkait
-
Jadwal Fenomena Bulan Purnama Mikro 19 Desember, Jangan Lewatkan
-
Jelang Muktamar ke-34 NU, Menkes Soroti Vaksinasi di Lampung Tengah Belum Capai Target
-
Jelang Muktamar ke-34 NU, Dishub Lampung Perketat Penjagaan di Pelabuhan Bakauheni
-
Wakapolda Sebut Ada 1 Daerah di Lampung yang 10 Ribu Warganya Belum Divaksin
-
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Lampung Kembangkan Kampung Hortikultura
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Pilih ORI030 di BRI, Investasi ORI Dijamin Negara dan Mudah Dibeli
-
Bukan Beton, Tapi Bambu: Jurus Back to Nature Amankan Jalur Liwa-Sumsel dari Longsor
-
Akhir Pelarian Penipu Tenaga Kerja di Lampung Tengah
-
Petani di Lampung Utara Tewas Tertimpa Pohon yang Ditebangnya
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Bogor Kembangkan Usaha Olahan Pala Berkelanjutan