SuaraLampung.id - Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Panitia Muktamar Ke-34 NU telah menyiapkan strategi mitigasi hingga penanganan kesehatan terkait dengan Covid-19.
Langkah awal yang diambil untuk mencegah penularan Covid-19 saat Muktamar ke-34 NU dengan menerapkan pendaftaran peserta secara daring.
Dalam formulir daring, calon peserta akan mengisi data pribadi, riwayat penyakit, obat yang digunakan, vaksinasi, hingga soal data jaminan kesehatan masing-masing.
"Kami menggunakan fasilitas teknologi ini menjadi langkah untuk menghindari kerumunan," kata Koordinator Seksi Kesehatan Panitia Muktamar ke-34 NU, dr Ahmad Fariz M Zamzam Zein di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021) dikutip dari ANTARA.
Sebelum memasuki arena, peserta hanya akan mengambil kartu tanda peserta di tempat registrasi yang sudah ditentukan. Dalam tempat tersebut, dia juga memastikan akan menggunakan sistem satu jalur masuk dan satu jalur keluar.
Calon peserta juga diwajibkan untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah, yakni sudah vaksin dan sudah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap (swab) antigen yang berlaku 1x24 jam atau uji usap PCR yang berlaku 3x24 jam.
Oleh karena itu, dia mengingatkan peserta agar menyiapkan diri untuk sudah melakukan vaksinasi dan tes usap antigen ataupun tes usap PCR sebelum perjalanan menuju muktamar.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Lembaga Kesehatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu juga menegaskan tempat-tempat yang digunakan untuk agenda muktamar ini sudah memenuhi standar kesehatan, mulai dari ventilasi yang cukup hingga hanya diisi oleh 50 persen sampai 70 persen dari kapasitas ruangan.
Panitia menyediakan 60 mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam Nahdlatul Ulama Medical Student Association sebagai duta prokes yang ditempatkan di semua lokasi.
Baca Juga: Wajib, Mal dan Hotel di Bandar Lampung Pasang PeduliLindungi
Mereka akan bertugas mengingatkan peserta dan masyarakat untuk tetap menerapkan prokes, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau cairan sanitasi tangan selama berlangsungnya kegiatan.
Selain itu, dia juga memastikan ada 120 orang tenaga kesehatan yang berjaga selama berlangsungnya penyelenggaraan Muktamar Ke-34 NU. Jumlah tersebut belum ditambah dengan tenaga kesehatan dari daerah.
Ia memastikan di setiap lokasi terdapat posko kesehatan yang siap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan juga menyampaikan panitia menyediakan call center dan telemedicine untuk keperluan konsultasi.
"Kami berharap tidak ada (orang yang mengalami gangguan kesehatan). Tapi kalaupun ada yang terdampak baik, dari tempat isolasi mandiri sampai rumah sakit, kami sudah siapkan," katanya.
Panitia juga menyiapkan fasilitas karantina bagi perwakilan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama yang datang dari luar negeri.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah daerah Bandar Lampung dan Lampung Tengah yang telah turut serta membantu keberlangsungan acara dengan baik dan lancar, serta aman dan sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Teknologi AI Disalahgunakan, Penipuan Deepfake Ancam Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Sempat Duel dengan Pelaku, Detik-detik Brigadir Arya Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung
-
Sempat Viral Letuskan Senpi, Salah Satu Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Diringkus Polisi