SuaraLampung.id - Anggota Intel Polda Lampung Bripda Irvan Rudyanto menjadi korban pengeroyokan di Jalan Sekampung, Enggal, Bandar Lampung, Minggu (12/12/2021) pukul 01.00. Selain Bripda Irvan, satu orang lain menjadi korban bernama Novelan Victorino.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan terhadap anggota Intel Polda Lampung. Saat ini sudah ada lima orang diduga pelaku sedang diperiksa.
Salah satu terduga pelaku inisial Dik diduga adalah PNS Pemkot Bandar Lampung yang bekerja sebagai protokol Wali Kota. Sementara yang lainnya diduga bekerja di salah satu kafe di Bandar Lampung.
Peristiwa ini bermula saat Bripda Irvan sedang kumpul bersama Novelan dan teman-temannya di salah satu kafe di daerah Pahoman, Bandar Lampung. Novelan ketika itu sedang menunggu seseorang inisial Rz.
Novelan dan Rz janji bertemu untuk klarifikasi masalah antara keduanya.
Tak lama datang Rz bersama rombongan dimana salah satunya adalah Dik, PNS Pemkot Bandar Lampung.
Saat itu terjadi ribut mulut antara Novelan cs dengan Rz dkk.
Warga setempat membubarkan kerumunan. Novelan, Bripda Irvan dan kawan-kawan pergi ke Jalan Sekampung, di depan Rumah Makan Iki Sopoto.
Tak lama datang menyusul rombongan Rz ke tempat itu. Lalu terjadilah pengeroyokan terhadap Novelan.
Baca Juga: Diduga Otak Pembunuhan Putri Andini, Ini Alasan Polisi Belum Tetapkan S Jadi Tersangka
Bripda Irvan coba melerai karena melihat temannya dipukuli.
Namun Bripda Irvan juga menjadi sasaran kemarahan Rz dkk. Saat itu Novelan sudah tidak sadarkan diri sementara Bripda Irvan mengalami luka di kepala.
Novelan segera dilarikan ke Rumah Sakit Graha Husada. Dengan kondisi berdarah, Bripda Irvan masih sempat ribut mulut dan berupaya mediasi dengan pihak Rz.
Karena tidak ada titik temu, Bripda Irvan pergi ke Rumah Sakit Graha Husada. Bripda Irvan mendapat tujuh jahitan di kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Ibu Asal Way Kanan Kaget Lihat Video Pernikahan Anaknya di Bawah Umur, Gercep Lapor Polisi
-
Mimpi Buruk di Balik Pintu Kos: Siasat Licik Teman Medsos Kuras Harta Mahasiswi di Bandar Lampung