SuaraLampung.id - Pasien anak dengan gangguan jiwa saat pandemi COVID-19 mengalami peningkata. Jumlah pasien anak dengan gangguan jiwa mengalami peningkatan sejak Oktober hingga pertengahan November 2021.
Rata-rata pasien anak ini mengalami gangguan jiwa, karena kecanduang gadget dan game online.
Dari data yang dihimpun dari RSJ Lampung, kenaikan jumlah pasien anak yang alami gangguan jiwa, mulai mengalami bertambah sejak September 2021.
Pada rentang masa itu, jumlah anak-anak yang mengalami gangguan jiwa mencapai 88 anak. Pada Oktober 2021, tercatat ada 91 pasien anak-anak.
Melansir palembangpro.co - jaringan Suara.com, dengan jumlah ini, rata-rata pasien terus bertambah dua hingga tiga pasien perhari sejak awal hingga pertengahan November 2021 ini.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi V DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal merasa prihatin. Jumlah pasien anak yang mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan dan ketergantungan game hendaknya menjadi perhatian dari orang tua.
"Turut prihatin dengan adanya peningkatan anak yang alami gangguan jiwa karena game online ini. Efek Pandemi Covid-19 ini, memang banyak peningkatan pasien, terutama anak-anak karena kecanduan gadget untuk bermain game online,” kata Rahmat Mirzani Djausal, Sabtu (20/11/2021).
Tag
Berita Terkait
-
Canggih! Tencent Gunakan Pemindai Wajah Guna Cegah Kecanduan Game pada Anak
-
Kecanduan Game Online Siswa SMP Lumpuh
-
Anak Usia 7 Tahun Baru Sekali Main Game Online, Sang Ayah Kaget Dapat tagihan Rp26 Juta
-
5 Kiat Menghadapi Cowok yang Kecanduan Games agar Perhatian ke Kamu
-
Dinamika Sekolah Daring: Pelajar Tak Lagi Semangat Belajar Hingga Kecanduan Game Online
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas