SuaraLampung.id - Nasib orang tak ada yang tahu. Pria ini awalnya hidup menggelandang berubah menjadi seorang miliarder.
Pria bernama Nick Mocuta berhasil menjadi miliarder setelah sebelumnya menjadi gelandangan di Amerika Serikat.
Perlahan tapi pasti, Nick yang berasal dari Rumania mampu membangun bisnisnya hingga kini menjadi seorang miliarder.
Kisah Nick Mocuta tersebut bermula ketika umurnya masih 21 tahun. Melansir Mirror, saat itu Nick pindah ke Amerika meski tidak lancar berbahasa Inggris.
Nick pindah dari Rumania ke Amerika dengan membawa uang hadiah dari neneknya sebesar 367 poundsterling atau sekitar Rp7,1 juta saja.
"Taksi pertama yang kupakai untuk pergi ke kota menghabiskan biaya USD 100 (Rp1,4 juta) dan aku hanya punya Rp5,7 juta tersisa. Aku mengalami culture shock. Aku tidak akan melupakannya," ungkap Nick.
Karena tak punya cukup uang dan tak lancar berbahasa Inggris, Nick kesulitan menemukan tempat tinggal. Ia terpaksa tidur di bangku taman dan hanya makan burger murah.
"Aku akan membeli burger satu dolar (Rp14 ribu) di McDonald's dan meminta tanpa keju sehingga aku tidak membayar biaya tambahan," tambahnya.
Nick lantas bekerja menjadi valet di Los Angeles sambil menabung uang untuk menyewa flat.
Baca Juga: Cerita Mantan Gelandangan yang Kini Punya 100 Rumah, Dulu Tidur di Bangku Taman
Seiring berjalannya waktu, Nick makin lancar berbahasa Inggris. Ia pun berhasil mendapat lisensi sebagai broker real estate.
Pada tahun 2013, Nick memutuskan mencoba bisnis baru. Ia menjual peralatan elektronik dan pelindung HP yang diimpor dari China ke eBay.
Dari sana, Nick mulai memperoleh banyak uang. Awalnya ia menghasilkan sekitar USD 3.000-4.000 (Rp43 hingga 57 juta) per bulan.
"Aku tumbuh besar dalam keluarga di mana ayahku adalah akuntan dan ibuku adalah guru, jadi sekolah adalah hal nomor satu yang menjadi fokusku saat tumbuh besar. Tapi setelah lulus, aku pindah ke Amerika dengan hasrat melakukan lebih," lanjutnya.
Berkat usahanya, Nick akhirnya berhasil punya bisnis e-commerce miliknya sendiri. Ia punya beberapa toko online di platform seperti Amazon dan Walmart.
Tidak hanya itu, pendapatan Nick kini bertambah menjadi 40 juta USD atau sekitar Rp573 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian via BRImo, Nikmati Promo Cashback Menarik
-
Bandar Lampung Dipilih Jadi Barometer Nasional Perang Melawan TBC
-
Halal Bihalal HIKAM Sumatra, Kyai Idris Djamal: Jalan Keselamatan Lewat Ibadah & Cinta Kepada Ulama
-
Ambisi Lampung Jadi Raja Hilirisasi Sumatera: Strategi 4 Kawasan Industri Raksasa Penopang Ekonomi
-
Urat Nadi Way Tenong Terputus! Parosil Instruksikan Sambung Kembali Jalan Padang Tambak