SuaraLampung.id - Sejumlah kafe remang-remang di Simpang Pematang dan Panca Jaya dirazia aparat Polres Mesuji, Sabtu (16/10/2021) pukul 21.00.
Kafe Camelia milik Lina Eka Sari (33) warga Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Mesuji, salah satu yang dirazia aparat kepolisian.
Sasara razia selanjutnya adalah kafe Mak Sri Kecamatan Panca Jaya, Mesuji, milik atas nama Sriyati (61) Warga Adi Luhur. Pada razia turut diperiksa tiga pemandu lagu (PL).
Menurut Kapolsek Simpang Pematang AKP Agung Ferdika, tim berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merek.
Kemudian sebuah kendaraan roda dua sepeda monda merk Revo yang ditinggal kabur tamu kafe.
"Motor diduga milik pengunjung yang melarikan diri pada saat dilakukan Razia di Kafe Mak Sri," kata AKP Agung Ferdika, mewakili Kapolres Mesuji AKBP Alim dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Saat razia minuman keras, bagi PL dan pemilik kafe yang terjaring didata dan diberikan edukasi.
Selain itu, petugas memeriksa kelengkapan kendaraan yang berada di seputaran lokasi kafe remang-remang dan mengimbau tentang protokol kesehatan.
"Kami berharap, adanya kegiatan ini dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang pilkades serentak di Kabupaten Mesuji pada November mendatang, serta mengurangi angka peredaran minuman keras dan prostitusi terselubung dengan berkedok kafe dan karaoke," kata Kapolsek.
Baca Juga: Razia Satpol PP Meranti di Wisma, Temukan Pasangan Pelajar Asyik Ngamar
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal
-
Jasad Anak Perempuan dalam Kardus di Rangai, Orang Tua Minta Maaf Tak Mampu Memakamkan