SuaraLampung.id - Seorang wanita mengalami kondisi kesehatan langka. Wanita ini hidup dengan dua lubang vagina.
Normalnya seorang wanita hanya memiliki satu lubang vagina. Tapi tidak dengan wanita satu ini. Ia terlahir dengan dua lubang vagina.
Wanita ini baru menyadari keanehan dalam dirinya itu setelah beranjak remaja. Saat menstruasi, wanita ini menggunakan dua pembalut.
Sebagai seorang remaja, Tee Bartlett mengatakan bahwa dia sama sekali tidak tahu bahwa ada sesuatu yang salah.
Bahkan, ia berasumsi bahwa semua perempuan memiliki dua lubang vagina. Perempuan berusia 24 tahun itu mengatakan dia baru mengetahui kebenarannya pada usia 16 tahun. Demikian seperti dilansir dari Metro UK.
Itu terjadi setelah mengumpulkan keberanian untuk bertanya kepada ibunya di lubang mana tampon perlu dimasukkan. Sejak saat itu ia langsung dibawa ke dokter.
"Suatu hari, saya sedang mengobrol dengan sahabat dan ibu saya, dan akhirnya saya bertanya di lubang mana tampon harus masuk, kiri atau kanan," kata dia.
Setelah diduga ditolak oleh dua dokter, Tee akhirnya didiagnosis dengan septum vagina, dan sekarang berbagi pengalamannya di media sosial untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi tersebut.
"Kedua dokter mengabaikan semua yang saya katakan dan membuat saya merasa gila."Dokter kedua melihatnya, lalu kembali menatapku dan berkata, 'tidak, itu normal' dan dia mendorong kami keluar dari pintu," kata dia.
Baca Juga: Terpopuler: Perempuan Punya Dua Lubang Vagina Hingga Ukuran Payudara Berbeda Jauh
Ia kemudian mencari dokter lain, dan rujukan ke ginekolog, yang memastikan Tee memang memiliki dua lubang vagina. Dia menghadapi berita buruk bahwa hubungan seksual dan melahirkan berpotensi berbahaya baginya, dan menjalani operasi pada usia 17 tahun.
"Saya melakukan penelitian dan menemukan bahwa Anda bisa membuat seseorang terjebak di dalam Anda selama hubungan seksual, karena lubangnya setengah dari ukuran normal. Itu membuatku takut," kata dia.
Dengan mempelajari lebih lanjut tentang kondisi tersebut, Tee telah mampu menerima diagnosisnya sendiri, dan melanjutkan hidup setelah operasi.
“Ternyata septum vagina itu normal untuk bayi di dalam kandungan, tapi seharusnya sudah larut,” jelasnya.
“Punyaku tidak pernah menyatu. Milik saya sedikit lebih tebal dan lebih panjang dari biasanya, itulah sebabnya saya harus menjalani operasi.”
Sejak memposting kisahnya ke media sosial, Tee telah mendapatkan banyak pengikut perempuan yang pernah mengalami situasi serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lewat Super Apps BRImo, BRI Permudah Pembelian Obat Online Bersama Apotek K-24
-
Niat Puasa Lengkap Qadha, Syawal, Senin-Kamis Arab Latin dan Artinya yang Mudah Dipahami
-
Galaxy A37 vs M37, Mana HP Samsung 3 Jutaan yang Lebih Cocok untuk Dipakai Harian?
-
Makin Berdaya, Masyarakat Desa Manemeng Sukses Bangun Ekonomi yang Produktif
-
Desa BRILian Sumowono Hadirkan Sayuran Segar bagi Masyarakat, Ini Profilnya