SuaraLampung.id - Pendakwah Gus Miftah beberapa waktu lalu diterpa kabar tak sedap. Gus Miftah dituding melupakan dan menelantarkan orang tua dan keluarganya di Lampung.
Tudingan Gus Miftah menelantarkan orang tua dan keluarga di Lampung justru datang dari adik Gus Miftah sendiri yang bernama Miftahul Khoiron.
Berita Gus Miftah telantarkan orang tua di Lampung ini viral. Gus Miftah pun menjadi bulan-bulanan warganet. Sadar ucapannya telah membuat Gus Miftah diserang di media sosial, Miftahul Khoiron akhirnya meminta maaf.
Ucapan permintaan maaf Miftahul Khoiron ini diunggah di Instagram Gus Miftah. Pada keterangan videonya Gus MIftah mengaku tidak pernah menghubungi adiknya ketika videonya viral.
"Saat video itu muncul saya nggak memberikan respon apapun, saya juga nggak kontak Adek saya sedikitpun. Karena yang menjadi prioritas saya adalah bapak dan emak saya baik2 saja, walau sangat terganggu dengan pemberitaan yang tidak bertanggung jawab dan cenderung provokatif. Dan saya yakin yang benar pasti benar dan dimudahkan oleh Allah," tulis Gus Miftah.
Bahkan kata Gus Miftah, dia belum bertemu dengan adiknya itu sampai sekarang.
"Sampai hari inipun saya blm Ketemu dengan Adek saya, hanya bapak emak saya pesan tolong doakan adekmu, minta sama Allah supaya kasih hidayah atas pernyataan dia yang tidak berdasar, bahwa saya menelantarkan orang tua dan keluarga.
Dan atas kesabaran itu, Alhamdulillah Allah kasih jawabnya hari ini.
Begitu banyak hikmah yang saya dapat dari kejadian ini. Alhamdulillah summal hamdulillah."
Baca Juga: Ogah Dibayar Seikhlasnya, Gus Miftah tak Bantah Tarif Ceramah Rp 3 Miliar
Ucapan Permintaan Maaf Adik Gus Miftah
Pada video yang diunggah Gus Miftah, Miftahul Khoiron menyatakan meminta maaf kepada media umum dan media sosial tentang berita Gus Miftah. Menurutnya berita yang selama ini beredar tidak benar.
Miftahul mengaku ketika berbicara ke media mengenai Gus Miftah yang melupakan orang tua dan keluarga dalam keadaan emosi sesaat.
Menurut Miftahul, Gus Miftah adalah tulang punggung keluarga dan selalu birul waliyadin terhadap orang tua. Bahkan kata Miftahul, dirinya sering dibantu Gus Miftah.
"Saya juga sering dibantu kakak saya diberikan pekerjaan dan dikirimkan uang dan banyak membantu solusi masalah saya," ujar Miftahul.
"Apa yang saya sampaikan kemarin itu hanya emosi sesaat dan ingin mendapat perhatian lebih dari kakak saya untuk itu saya meminta maaf kepada bapak dan ibu saya. Saya mengakui salah dan memohon maaf," kata Miftahul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
WALHI Sebut Banjir Bandar Lampung Adalah Kejahatan Ekologis Bukan Sekadar Takdir
-
Mencekam! Duel Nyali di Tanjungkarang: Anis Lawan Begal yang Umbar Tembakan di Tengah Hari
-
BBRI Siap Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun untuk Pemegang Saham, Catat Tanggalnya!
-
Bandar Lampung Lumpuh dalam Semalam: 16 Kecamatan Terkepung Banjir, Satu Nyawa Tak Tertolong
-
Genggaman Terakhir Suami yang Terlepas: Dewi Tewas di Tengah Amukan Banjir Bandar Lampung