SuaraLampung.id - Drummer Superman Is Dead (SID) Jerinx pernah mendekam di penjara dalam kasus penyebaran kebencian.
Jerinx dinyatakan bersalah menyebarkan ujaran kebencian karena menyebut IDI sebagai kacung WHO.
Di tingkat pengadilan pertama, Jerinx divonis pidana penjara selama satu tahun dan dua bulan.
Tidak terima atas putusan PN Denpasar, Jerinx mengajukan banding. Di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Denpasar meringankan hukumannya menjadi 10 bulan penjara.
Atas putusan itu Jerinx mengaku menerima. Ia pun dijebloskan ke penjara untuk menjalani hukuman. Jerinx dimasukkan ke Lapas Kelas IIA Kerobokan.
Sebagai penghuni baru lapas, Jerinx menjalani sel isolasi. Ia ditempatkan di sel yang pernah ditempati terpidana teroris Amrozi.
Amrozi adalah pelaku Bom Bali I. Ia dijatuhi hukuman mati atas perbuatannya. Di awal menjalani hukuman, Amrozi pernah menghuni Lapas Kerobokan.
Jerinx ditempatkan di sel yang pernah ditempati Amrozi di Lapas Kerobokan selama dua bulan.
Menurut Jerinx selama menghuni sel Amrozi ia selalu mimpi menyeramkan setiap malamnya.
Baca Juga: Bersedia Tampil di Podcast Deddy Corbuzier, Jerinx Minta Bayaran
"Saya dua bulan di sel Amrozi, tiap malam mimpi bunuh orang," kata Jerinx dikutip dari YouTube jeg bali podcast.
Jerinx bercerita sel Amrozi dipisah dengan sel napi lainnya. Luas ruangannya sekitar 2x3 meter dengan kamar mandi.
Menurut Jerinx sel Amrozi memang sengaja dipisah untuk keselamatan Amrozi di dalam lapas.
"Karena kalau uda tsk teroris itu biasanya nasibnya tidak begitu bagus di dalam LP. Teroris, pemerkosa, pencabulan, dikerjain lah di dalem," kata Jerinx.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang