SuaraLampung.id - Sesosok mayat ditemukan di Pantai Cinta Damai, Pekon Guring, Pematang Sawa, Tanggamus.
Mayat tanpa identitas itu ditemukan oleh nelayan di Pantai Cinta Damai, Pekon Guring, Pematang Sawa, Tanggamus.
Kapolsek Pematang Sawa Ipda Ahmad Junaidi mengatakan, mayat tersebut ditemukan mengapung terombang ambing di pinggir Pantai Cinta Damai Pedukuhan Guring Utara oleh Ngadirun (35), Cahyono (40) dan Mat Yani (33) saat nelayan tersebut memasang jaring di perairan pantai setempat.
"Mayat ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB oleh tiga warga beraktifitas memasang jaring di sekitar lokasi penemuan mayat," katanya dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com, Jumat (24/9/2021).
Aparat kepolisian lalu melakukan identifikasi serta visum luar terhadap jenazah anonim yang ditemukan di Pantai Cinta Damai, Pekon Guring, Pematang Sawa, Tanggamus.
Hasilnya, diketahui sejumlah ciri-ciri dan tanda khusus yang menempel pada mayat pria yang juga diketahui berjenis kelamin pria diperkirakan berusia 35-40 tahun tersebut.
Ciri-ciri jenazah menggunakan celana PDLT satpam, ikat pinggang berbahan kain bertuliskan Epidey, jaket parasut polos warna hitam, kaos tanpa kerah polos warna hitam dan ditemukan uang Rp 2 ribu di kantong celana kanan.
"Selain ciri pakaian, ciri rambut botak bagian kulit kepala belakang masih utuh tidak ada rambut, tinggi badan 165 cm, perkiraan umur 35-40 tahun," kata Kapolsek Pematang Sawa.
Hasil visum luar pihak medis juga diketahui kondisi separuh muka depan menjadi tengkorak dan rusak pada bagian dada, karena saat ditemukan kondisi mayat dalam kondisi tengkurap sehingga terendam air.
Baca Juga: Seminggu Tak Keluar Rumah, Lansia di Bekasi Ditemukan Sudah Jadi Mayat
"Mayat sudah berbau busuk diperkirakan telah meninggal dunia selama 7 hari lamanya," ujarnya.
Kapolsek mengatakan, langkah langkah yang telah diambil pihaknya dengan melaporkan kepada pimpinan dan berkoordinasi UPTD Puskesmas Waynipah Kecamatan Pematangsawa, Pos TNI AL, Polair dan Basarnas.
"Tadi malam, dilakukan identifikasi di lokasi, lalu mayat dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang untuk dilakukan visum luar," katanya.
Kapolsek mengimbau masyarakat yang mengetahui ciri-ciri pakaian yang digunakan dengan merk tersebut, atau keluarga yang kehilangan anggota keluarga agar segera melaporkan ke Polres Tanggamus guna pencocokan.
Untuk diketahui, dugaan mayat tersebut adalah mayat yang ditemukan oleh nelayan di perairan Kota Agung pada Kamis (23/9/2021) pagi.
Namun saat dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan TNI AL, Polair, dan Polsek Kota Agung namun tidak ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Maghrib Bandar Lampung Hari Ini Jam Berapa? Ini Jadwal Buka Puasa 5 Maret 2026
-
BRI Pacu Dana Murah, Pengguna Qlola Tumbuh 48% Hingga 113 Ribu
-
Imsak Bandar Lampung 5 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal Sahur dan Buka Puasa Hari Ini
-
Modus Minta Tolong Ambil Buku, Guru di Lampung Timur Culik Bocah 8 Tahun
-
Maghrib Bandar Lampung Hari Ini Jam Berapa? Ini Jadwal Buka Puasa 4 Maret 2026