SuaraLampung.id - Aparat kepolisian mengungkap kasus tewasnya seorang nenek yang dijambret di bawah Flyover Pasar Tugu, Bandar Lampung.
Nenek yang tewas dijambret di bawah flyover Pasar Tugu, Bandar Lampung, bernama Susiwati (71).
Polisi sudah menangkap satu orang tersangka penjambret nenek Susiwati di bawah flyover Pasar Tugu, Bandar Lampung.
Pelaku bernama Eko Prasetiyo ditangkap di kediamannya di Desa Hanura, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
"Iya benar, satu pelaku penjambretan di Pasar Tugu berhasil ditangkap. Pelaku inisial EP, yang diamankan tim gabungan di rumah kontrakan Desa Hanura, Padangcermin, Pesawaran," kata Kombes Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangannya Senin (6/9/2021) dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Pandra menjelaskan, penangkapan ini bermula ketika tim gabungan melakukan penyelidikan selama hampir satu pekan.
Kemudian didapat keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, terduga pelaku yang berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor Yamaha R15 warna biru.
"Saat ini EP masih diperiksa intensif oleh penyidik Ditreskrimum Polda Lampung. Untuk selanjutnya tim kami masih melakukan pengembangan terhadap dugaan pelaku lainnya," jelas Kombes Zahwani Pandra.
Dari hasil penangkapan terhadap EP, diamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.
Baca Juga: Sebulan Hilangnya KN EMJ Tujuh, Nelayan Bandar Lampung Gelar Larung Laut dan Doa Bersama
Saat ini pihak kepolisian masih memburu rekan pelaku, yang diduga ikut beraksi dalam penjambretan tersebut
Nenek Susiwati tewas setelah diberikan perawatan intensif di rumah sakit, pasca terjatuh dari sepeda motor akibat dijambret.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung