SuaraLampung.id - Vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil mulai dilaksanakan di Provinsi Lampung.
Vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil ini digelar guna menjaga para ibu hamil di Lampung dari paparan COVID-19.
"Hari ini kita laksanakan vaksinasi yang pertama kali di Lampung bagi ibu hamil," ujar Ketua POGI Cabang Lampung, dr. Marzuqi, Sp.OG, di Bandar Lampung, Selasa (24/8/2021) dikutip dari ANTARA.
Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil tersebut dilakukan untuk memberi perlindungan, menambah imunitas, serta menurunkan angka risiko kematian akibat COVID-19 bagi ibu hamil.
"Kita lakukan percepatan vaksinasi ibu hamil ini gunanya untuk melindungi mereka dari paparan COVID-19, sebab berdasarkan penelitian yang ada bagi ibu hamil yang terpapar COVID-19 akan mengalami pemberatan kondisi," katanya.
Dia menjelaskan kalau keadaan klinis ibu hamil akan lebih berat bila terpapar, dimana ibu hamil akan 3 kali lipat membutuhkan ICU 3, lalu 1,9 kali pasti membutuhkan pernafasan buatan.
"Selain itu ibu hamil pun 1 hingga 2 kali lebih berisiko mengalami perburukan kondisi hingga yang paling fatal ialah akan menyebabkan kematian," ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya risiko tersebut setelah dikeluarkannya rekomendasi bahwa vaksin aman bagi ibu hamil percepatan pelaksanaan vaksinasi dilakukan.
"Jangka waktu ibu hamil ini sangatlah pendek hanya 9 bulan, jadi kita perlu cepat agar harapannya ibu hamil dan anak nantinya akan diberikan perlindungan melalui vaksinasi," katanya lagi.
Baca Juga: Menkes Budi Sebut Indonesia Urutan Keenam Vaksinasi Covid-19 Tercepat di Dunia
Ia menjelaskan dengan adanya vaksinasi pada hari ini merupakan salah satu bentuk edukasi kepada para ibu hamil agar mau ikut serta dalam vaksinasi dan menepis stigma bahwa vaksinasi bagi ibu hamil tidak aman.
"Harapan dari POGI Lampung melalui pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hari ini, ibu hamil pada usia kandungan 13 minggu lebih dapat ikut serta dan vaksin ini aman bagi ibu ataupun bayi dalam kandungan," ujarnya pula. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Akal Bulus Sindikat Narkoba: Gunakan Ambulans untuk Selundupkan Sabu Rp22 Miliar di Bakauheni
-
BRI Bagikan Dividen Tunai Rp52,1 Triliun, Perkuat Kinerja untuk Nilai Tambah Berkelanjutan
-
Perkuat Layanan Inklusif, Pegadaian Resmikan Cabang Internasional di Timor Leste
-
Dendam di Balik Aib yang Terbongkar: Pria di Lampung Tengah Tikam Mantan Istri karena Sakit Hati
-
Kelancaran Haji 2026 Didukung BRI, Distribusi Living Cost SAR Menjangkau 152,49 Juta