SuaraLampung.id - Jembatan Way Rarem di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara bakal ditutup total mulai tanggal 23 Agustus 2021 hingga 6 September 2021.
Atas kondisi itu, Polres Lampung Utara akan melakukan rekayasa lalu lintas terkait perbaikan Jembatan Way Rarem. Penutupan akan berlangsung mulai pukul 00.00-06.00 WIB.
"Upaya rekayasa kita nanti dengan memasang banner, menyampaikan imbauan melalui media, menginformasikan kepada tokoh-tokok masyarakat, dan lingkungan," kata Kasat Lantas Lampung Utara, AKP Bambang Dwi Setyawan, dikutip dari Lampungpro.co - jaringan Suara.com, Sabtu (21/8/2021).
1. Detail teknis pengalihan arus lalu lintas
Pengalihan arus lalu lintas dari arah Way Kanan menuju Kota Bandar Lampung dialihan melalui Simpang Tulung Buyut Gunung Labuhan-Negara Ratu-Ketapang-Prokimal-Kali Cinta-Sindang Sari-Sri Basuki-Kota Bumi. Sementara dari Kota Bandar Lampung menuju Way Kanan, bakal diarahkan dari Sri Basuki-Sindang Sari-Kali Cinta-Prokimal-Ketapang-Negara Ratu-Tulung Butut Gunung Labuhan.
Baca Juga: Satu Saksi Mangkir dalam Pemeriksaan Gratifikasi Pemkab Lampung Utara, KPK Beri Peringatan
"Ini kemungkinan yang akan kita buka tutup selama proses perbaikan Jembatan Way Rarem," terang Bambang.
2. Lonjakan volume kendaraan sudah diantisipasi
Satlantas Polres Lampung Utara juga bakal mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di sekitar arus pengalihan lalu lintas.
"Mulai besok malam, kita sudah memerintah personel untuk melakukan patrolli rutin di lokasi titik-titik pengalihan," ucapnya.
Selain itu, Bambang mengungkapkan, Satuannya akan menambah anggota dari Polsek Ogan Lima dan membangun kantor kegiatan untuk pengawasan.
"Kita mengimbau kepada pengendara untuk masuk ke kantong-kantong rumah makan yang ada di sepanjang jalur, itu untuk mengurangi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi," kata dia.
3. Rawan kejahatan, pengendara diimbau tidak lewat Simpang Sabuk Empat
Bambang mengimbau, bagi pengendara dari arah Bukti Kemuning menuju Kota Bandar Lampung, untuk tidak melintasi Simpang Sabuk Empat, Lampung Utara. Itu dikarenakan lokasi sekitar rawan aksi tindak pidana C3 (curanmor, curas, dan curat).
Baca Juga: Mulai Senin Jembatan Way Rarem Lampung Utara Ditutup Sementara
"Jalannya sempit dan tembusnya ke arah Bojong, Kota Bumi. Jalannya jelek ditambah lingkungan sekitar dihimpit kebun-kebun, ditakutkan terjadi kejahatan," kata mantan Kasat Lantas Polres Lampung Barat tersebut.
Berita Terkait
-
Blusukan ke Pasar Sentral Kotabumi Lampung Utara, Jokowi Sapa Warga dan Bagi-bagi Kaos
-
Heboh Kades Kecewa Gegara Bule Perbaiki Jembatan, Netizen: Marah Nggak Dapat Fee Proyek!
-
Ipin Si Preman Pemalak Akhirnya Pulang dan Bertemu Dedi Mulyadi: Siap Dibawa ke Kantor Polisi
-
Biadab! Ucapan Keji Pelaku Pemerkosa Siswi SMP di Lampung: Mati Tinggal Buang
-
KPK Lelang Lima Bidang Tanah Milik Terpidana Korupsi eks Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni