SuaraLampung.id - Kasus kematian akibat COVID-19 di Provinsi Lampung bertambah sebanyak 35 orang.
Kasus kematian akibat COVID-19 di Lampung tersebar di sejumlah kabupaten/kota di provinsi itu.
Kota Bandar Lampung menjadi penyumbang terbanyak dalam kasus kematian COVID-19 di Lampung.
"Kasus kematian akibat COVID-19 didapatkan dari 9 kabupaten/kota dimana Kota Bandar Lampung menjadi yang terbanyak dengan 10 pasien meninggal dunia. Sehingga total kasus kematian di kota ini berjumlah 466," kata Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, Senin (26/7/2021) dilansir dari ANTARA.
Kemudian, lanjut dia, pasien meninggal dunia akibat COVID-19 dari Kota Metro bertambah tiga sehingga jumlah total 100 kasus kematian, Kabupaten Tulangbawang Barat tiga kasus sehingga jumlah total 72 kasus.
Di Tanggamus satu sehingga ada total 51, Lampung Selatan satu total sehingga ada 118 kasus kematian, Lampung Timur tiga sehingga total 245 orang meninggal.
Kemudian di Lampung Barat tiga sehingga total 85 kasus kematian, Pesawaran ada delapan meninggal sehingga jumlah total menjadi 128 dan Lampung Tengah tiga orang sehingga total 299.
"Secara keseluruhan dengan bertambahnya 35 pasien meninggal dunia ini, total kasus kematian di Lampung hingga kini berjumlah 1.856," kata dia.
Sementara itu, Reihana juga mengatakan bahwa untuk kasus harian konfirmasi positif COVID-19 di Lampung juga mengalami penambahan sebanyak 499 sehingga total hingga kini orang yang sudah terimfeksi virus coron berjumlah 31.735.
Baca Juga: Kecelakaan di Matarambaru Lampung Timur, Satu Orang Tewas
Penambahan pasien positif COVID-19 tersebut masing-masing berasal dari Bandar Lampung 119, Metro 21, Tulangbawang Barat 23, Mesuji 5, Tanggamus 24, Lampung Selatan 27, Lampung Timur 53, Lampung Barat 40, Pringsewu 56, Pesawaran 42, Lampung Tengah 14, dan Pesisir Barat 25.
"Jadi daerah yang tidak mengalami penambahan kasus harian yakni Lampung Utara , Way Kanan, dan Tulangbawang," kata dia.
Sementara itu, pasien sembuh dari COVID-19 di Provinsi Lampung pun terus bertambah menjadi 24.429 usai terdapat 233 orang yang telah dinyatakan selesai isolasi. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah