SuaraLampung.id - Komplotan perampok yang biasa beraksi di Jalan lintas Timur Tulangbawang, dibekuk aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang.
Komplotan perampok jalintim Tulangbawang ini ditangkap di dua lokasi berbeda Sabtu (10/7/2021).
Tersangka pertama adalah AA als AR (21), warga Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.
"Pelaku ini ditangkap saat berada di Tiyuh Mulya Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat," ujar Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Sandy Galih Putra, Minggu (11/7/2021) dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Dari penangkapan AA, polisi mengembangkan kasus lalu menangkap SJ (18) dan AF (17), di rumahnya masing-masing.
Dua pelaku ini sama-sama berprofesi wiraswasta dan merupakan warga Kampung Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai.
AKP Sandy menjelaskan, komplotan perampok ini beraksi pada Rabu (18/10/2017), pukul 02.30 WIB di jalintim Tulangbawang.
Saat itu korban Ariyanto (27) sopir, warga Pekon Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, dari arah Mesuji hendak pulang dengan mengendarai mobil pikup L300, BE 9946 NJ, warna hitam.
Dalam perjalanan tepatnya di Jalintim, Kampung Astra Ksetra, kendaraan korban dihentikan lima pelaku yang tidak dikenal.
Baca Juga: Siswi di Tulangbawang Dicabuli Kekasih di Bendungan
Salah satu pelaku ambil kunci kontak mobil, dua pelaku todong korban dengan senjata api (senpi) dan dua pelaku lainnya di belakang mobil korban.
"Korban dipaksa duduk di bawah kursi mobil dan dibawa ke salah satu pabrik singkong di wilayah Lampung Tengah. Korban ditinggal oleh para pelaku dalam keadaan tangan terikat di belakang dan mulutnya tertutup. Para pelaku lalu membawa kabur mobil milik korban," jelas AKP Sandy.
Para pelaku curas yang berhasil ditangkap saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 365 (2) ke 2 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah