SuaraLampung.id - Seorang siswi di Tulangbawang menjadi korban pencabulan kekasihnya sendiri.
Pencabulan terhadap siswi berinisial P yang dilakukan kekasihnya terjadi di Bendungan Unit I Penawar Jaya, Tulangbawang.
Siswi yang masih berusia 16 tahun ini tak terima lalu melaporkan hal ini ke polisi.
Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang menangkap pacar siswi inisial AN (20).
AN ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya, Kamis (8/7/2021) sore.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang AKP Sandy Galih Putra menceritakan kronologi pencabulan.
Awalnya pelaku bersama rekannya hendak ke rumah kerabatnya di Penawar Jaya, Banjar Margo, Tulangbawang.
"Setelah itu korban dijemput pelaku, yang diketahui merupakan pacarnya. Pelaku kemudian mengajak korban untuk keliling ke Bendungan Unit I Penawar Jaya pada malam hari," kata AKP Sandy Galih Putra, Jumat (9/7/2021) dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Sesampainya di bendungan, korban dan pelaku kemudian menuju ke sebuah gubuk bekas warung.
Baca Juga: Cabuli Gadis 15 Tahun, Petani Asal Limapuluh Kota Diringkus Polisi
Pelaku lalu mencongkel pintu warung yang dikunci, kemudian mengajak korban masuk ke dalam warung, dan pelaku mengunci pintu warung dari dalam.
"Saat berada di dalam warung ini, pelaku mencabuli korban dan memaksa korban melakukan hubungan layaknya suami istri. Dalam keadaan diancam, korban hanya bisa pasrah saat pelaku melancarkan aksi bejatnya," ujar Sandy Galih Putra.
Merasa tidak terima, korban akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolres Tulangbawang dengan diantar langsung oleh orang tuanya.
Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat pasal perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun pidana penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah