- Pemerintah Provinsi Lampung menghentikan pembelajaran daring dan mewajibkan siswa kembali sekolah tatap muka mulai Rabu, 9 September 2026.
- Kebijakan tersebut diambil Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela karena kualitas udara membaik dan durasi erupsi Gunung Anak Krakatau semakin pendek.
- Pemerintah memastikan stok logistik kesehatan dan masker di seluruh fasilitas mencukupi untuk menghadapi kenaikan 2.416 kasus ISPA.
SuaraLampung.id - Setelah sempat terhenti oleh kepungan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, denyut nadi pendidikan di Provinsi Lampung dipastikan kembali berdetak normal.
Mulai Rabu (9/9/2026), ribuan siswa akan kembali memenuhi ruang-ruang kelas setelah pemerintah setempat memutuskan untuk mengakhiri masa pembelajaran daring.
Keputusan kembali ke sekolah ini diambil setelah langit Lampung menunjukkan tanda-tanda kesembuhan. Durasi erupsi Sang Anak Krakatau terpantau semakin pendek, dan napas udara di wilayah terdampak mulai terasa lebih lega.
“Karena adanya perbaikan kualitas udara dan erupsi dengan durasi yang semakin pendek, kami memutuskan besok pembelajaran di sekolah kembali dilakukan secara tatap muka,” ujar Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam konferensi pers di Pusdalops BPBD, Selasa (8/9/2026).
Namun, kembalinya siswa ke sekolah bukan tanpa persiapan. Selama dua hari dirumahkan, sebuah gerakan pembersihan besar-besaran dilakukan.
Para guru, petugas kebersihan, hingga personel BPBD bahu-membahu menyapu sisa-sisa abu yang menempel di meja, kursi, dan lantai kelas.
Enam wilayah yang sebelumnya menjadi terpapar abu, Bandar Lampung, Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Lampung Selatan, hingga Pesisir Barat, kini telah dinyatakan bersih dan siap menyambut aktivitas belajar.
Secara teknis, data menunjukkan Anak Krakatau memang mulai tenang. Meski sempat meletus empat kali pada Selasa pagi, durasinya sangat singkat, yakni kurang dari 20 detik.
Angin yang bertiup pelan ke arah utara pun membantu menyapu konsentrasi debu vulkanik menjauh dari pemukiman warga.
Baca Juga: Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Meski aktivitas mulai pulih, pemerintah tidak ingin warga terlena. Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) memang tercatat mengalami kenaikan dengan total 2.416 kasus di seluruh provinsi.
Namun, Wagub Jihan memastikan bahwa stok masker dan logistik kesehatan masih sangat mencukupi di gudang-gudang fasilitas kesehatan.
"Masyarakat jangan panik, jangan panic buying. Stok masker aman. Kami juga meminta para penjual alat kesehatan untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar di tengah situasi ini," tegas Jihan.
Berita Terkait
-
Kasus ISPA di Bandar Lampung Melonjak Seiring Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
-
Bandara Radin Inten II Lampung Beroperasi Lagi Usai Kepungan Abu Krakatau
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Nyawa Melayang di Ruang Tamu, Pelaku Pembunuhan Banjar Agung Akhirnya Menyerah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung