SuaraLampung.id - Prof. Dr. Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU, resmi dilantik sebagai Rektor Institut Teknologi Sumatera atau ITERA, Jumat (2/7/2021). Mitra Djamal menggantikan Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc., Ph.D., IPU., yang meninggal dunia.
Pelantikan Prof Mitra Djamal sebagai Rektor ITERA dipimpin oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, BA., MBA. secara dalam jaringan (daring).
Nadiem Makarim dalam sambutannya, menekankan bahwa Rektor Itera, bersama Rektor Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara dan Direktur Politeknik Negeri Fakfak, dapat terus mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) guna mewujudkan lingkungan belajar yang mendorong anak-anak berfikir kritis dan kreatif serta menumbuhkan karakter pembelajar yang tangguh.
“Sebagai pemimpin perguruan tinggi kami harapkan bapak dapat terus mengembangkan iklim pendidikan tinggi yang memacu kreativitas dan inovasi di lembaga yang dipimpin," kata dia dilansir dari ANTARA.
Dengan begitu, perguruan tinggi dapat menciptakan para pencetus perubahan dan membawa Indonesia maju di panggung global atau dunia.
Nadiem menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingghinya dan ucapan terima kasih kepada almarhum Ofyar Z Tamin rektor Itera periode 2018-2021 atas dedikasi yang diberikan hingga akhir hayatnya.
"Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi tempat terbaik kepada almarhum," katanya.
Sementara itu Rektor Itera Mitra Djamal dalam pidato perdananya menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kepada dirinya untuk melanjutkan kepemimpinan Itera.
“Ini adalah amanah yang berat karena saya sudah berjanji kepada bangsa dan negara, semoga Allah SWT bersama saya dalam menjalankannya,” kata dia.
Baca Juga: Kabar Duka, Rektor ITERA Ofyar Z Tamin Meninggal Dunia
Prof. Mitra Djamal yang juga Guru Besar Guru Ilmu Fisika ITB ini menyampaikan bahwa dirinya akan menyelesaikan serta meneruskan program kerja Rektor Itera sebelumnya dengan mengacu pada visi dan misi perguruan tinggi ini.
"Saya juga akan kembali melanjutkan program prioritas Itera yang dijalankan sebelumnya, seperti membangun sarana dan prasarana perkuliahan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen sebagai bekal membangun Itera yang berkualitas ke depan," kata dia.
Menurutnya, sebagai perguruan tinggi, Itera juga akan terus berupaya mewujudkan apa yang diharapkan pemerintah, yakni melakukan inovasi dalam menjawab permasalahan yang ada di masyarakat, terutama di Sumatera.
“Banyak permasalahan yang perguruan tinggi termasuk Itera bertugas mencarikan solusinya,” kata dia.
Ia menyampaikan penghargaan yang setingi-tingginya kepada almarhum Prof. Ofyar Z Tamin, yang telah dengan baik memimpin Itera sebagai rektor pertama, sehingga kampus ini dapat tumbuh pesat dengan waktu yang cepat.
“Semoga apa yang dicita-citakan almarhum Prof Ofyar dapat kita capai bersama-sama, dan pasti beliau senang melihat Itera lebih maju,” kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Emas hingga Beras Menyengat: Bandar Lampung Jadi Kota Paling Mahal di Lampung
-
Apes! Gara-gara GPS, Dua Maling Motor di Bandar Lampung Tertangkap Hanya dalam 2 Jam
-
Viral Gadis Lampung Mengaku Jadi Korban Perdagangan Orang, Ini Penjelasan Polisi
-
Nasib Gajah Sumatera Usai Karhutla di Way Kambas
-
Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar