SuaraLampung.id - Gempa susulan kembali terjadi di Kabupaten Tanggamus, Kamis (1/7/2021). Tercatat ada lima gempa susulan yang terjadi setelah gempa bumi terjadi di Tanggamus pada Kamis pagi.
Hingga pukul 10:59 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan sebanyak lima kali. Dengan demikian sejak Kamis pagi, Tanggamus 9 kali diguncang gempa.
Menurut Herlianto, warga Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Pesawaran, merasakannya gempa pada pukul 08.45 WIB. "Lemari bergetar, lantai dan kursi yang saya duduki bergoyang," kata Herlianto dilansir dari Lampungro.co--media jaringan Suara.com.
Info serupa disampaikan Suhaqli dari Pematang Sawa, Tanggamus. "Info di Pematang Sawa gempa sangat besar. Asrama Polsek Banyak Retak," kata Suhaqli.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=4,4 episenter (pusat gempabumi) 5.56 LS, 104.60 BT, atau tepatnya berada di laut pada jarak Pusat Gempa di Laut 28 km Tenggara Tanggamus dengan kedalaman 1 Kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hendro Nugroho, menyebutkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi Dangkal akibat sesar lokal Semangko Barat.
Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah di Sukoharjo dan Kota Agung III MMI.Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Baca Juga: Selundupkan Sabu lewat Makanan ke Lapas Kota Agung, Dua Kurir Ini Suruhan Napi
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang