SuaraLampung.id - Mobil ambulans adalah salah satu mobil yang diprioritaskan untuk melintas di jalan raya. Ini karena mobil ambulans mengangkut pasien sakit yang butuh pertolongan.
Karena itu siapapun yang melihat atau mendengar sirine mobil ambulans diminta untuk memberi jalan bagi ambulans melintas di jalan raya.
Sayangnya hal ini tidak sepenuhnya terjadi di jalan raya. Ada saja orang yang tidak mau memberi ruang kepada mobil ambulans untuk melintas.
Terkini ada sebuah video memperlihatkan ambulans yang membawa pasien kritis tertahan tak boleh melintas gegara ada rombongan diduga pejabat yang lewat.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @manaberita hingga viral di media sosial.
Dalam video berdurasi singkat itu, tampak mobil ambulans hendak melintas ditahan oleh beberapa petugas keamanan.
Padahal ambulans tersebut sedang membawa pasien seorang ibu hamil. Namun, ambulans dipaksa berhenti menunggu hingga rombongan pejabat melintas.
"Emergency, saat pengawalan ambulans bawa seorang ibu hamil di tahan karena ada rombongan pejabat lewat," tulis dalam video seperti dikutip Beritahits.id, Jumat (25/6/2021).
Pada bagian bodi ambulans tertulis mobil darurat tersebut milik Puskesmas Kecamatan Cilincing.
Baca Juga: Viral Ambulans Bawa Pasien Kritis Ditahan Gegara Rombongan Diduga Pejabat Lewat
Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Selain ambulans yang tertahan, sejumlah pemotor lainnya juga tampak tertahan menunggu rombongan pejabat tersebut melintas.
"Ambulans tidak menjadi prioritas. Kita ditahan masuk. Emergency pak, satu suara pak tidak dikasih jalan," ujar seorang pria dalam video.
Momen ambulans tertahan gegara rombongan pejabat lewat itu langsung menjadi sorotan publik.
Banyak warganet geram dengan aksi semena-mena yang dilakukan rombongan tersebut.
"Ambulans loh itu, darurat mana sama pejabat lewat?" kata seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Akselerasi Pembiayaan Perumahan, BRI Catat Penyaluran KPP Rp12 Triliun
-
Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta
-
Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk
-
Modus Kencan Berujung Petaka: Diajak Makan Malam, Gadis di Metro Dirudapaksa Kenalan di Kamar
-
Dulu Viral Nangis Histeris Suami Ditembak Mati, Janda Muda Asal Jabung Diciduk Jadi Pengedar Sabu