SuaraLampung.id - Polairud Polda Lampung terus menyelidiki kasus pembakaran kapal nelayan di perairan Sukabanjar, Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.
Sampai saat ini penyidik Polairud Polda Lampung telah memerika 10 saksi terkait pembakaran kapal nelayan di perairan Tanggamus.
Para saksi yang diperiksa terdiri dari nahkoda, anak buah kapal, dan warga sekitar. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara ini.
"Jadi ini yang akan masih dilakukan pendalaman, ini yang sedang kami minta keterangan dari saksi-saksi yang ada," kata Kombes Zahwani Pandra Arsyad dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Pandra menyebut, perairan di wilayah Tanggamus saat ini pada masih musim timur. Sehingga banyak nelayan yang tertarik untuk mencari dan melakukan penjaringan ikan, bukan hanya dari Pulau Sumatera saja, tetapi juga dari Pulau Jawa.
"Perairan Tanggamus sangat baik untuk sumber daya alam khususnya ikan, jadi membuat keterkaitan para pelaut tersebut. Anggota kami saat ini masih melakukan pendalaman di lokasi pembakaran dan situasi sudah normal," ujar Pandra.
Sebelumnya diberitakan KM Sekar Tanjung 1 yang menangkap ikan di perairan Sukabanjar Kota Agung Timur, Tanggamus, dibakar sekelompok warga pada Minggu (13/6/2021) pukul 10.00 WIB.
Kapal yang dinahkodai Rusdi dan 10 ABK pada pukul 08.00 WIB menjaring ikan di perairan Sukabanjar, kemudian 30 orang menyuruh berhenti dan memaksa ke Pelabuhan Batu Balai Tanggamus.
Baca Juga: Sekelompok Warga Bakar Kapal di Tengah Laut Tanggamus, Polair Sempat Diadang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
-
Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun
-
3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu