SuaraLampung.id - Sejumlah calon jamaah haji (CJH) di Lampung mengajukan penarikan dana hajinya. Ini menyusul pembatalan keberangkatan haji oleh Kementeri Agama (Kemenag).
Seperti diungkapkan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung. Hingga saat ini ada empat calon haji yang mengajukan penarikan dana hajinya pasca-pengumuman Kemenag.
"Empat orang ini yang mengajukan penarikan dana haji ini dari Kota Bandarlampung satu dan tiga lainnya dari Kota Metro," kata Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Lampung Ansori di Bandarlampung, Jumat (11/6).
Dia menjelaskan mekanisme pengambilan dana haji di mana mereka dapat mengajukannya ke Kemenag di kabupaten/kota masing-masing dengan menyertakan beberapa persyaratan, yakni bukti setoran BIPIH asli dari BPJS, buku rekening bank yang masih aktif atas nama calon haji, fotokopi KTP asli, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
"Ya, setelah diproses nanti dananya masuk ke rekening masing-masing calon haji," kata Ansori.
Ia mengungkapkan berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) 660 Tahun 2021, mereka yang mengambil dana pelunasan haji akan tetap menjadi prioritas untuk keberangkatan haji pada tahun berikutnya.
Dia mencontohkan pada tahun lalu ada 80 calon haji mengambil dana pelunasannya, dan seharusnya mereka menjadi prioritas berangkat ke Tanah Suci apabila tidak terjadi pembatalan kembali pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
"Mereka mengambil dana pelunasannya, tapi tetap menjadi prioritas berangkat penyelenggaraan haji tahun berikutnya, tapi bila dana setoran awalnya juga ditarik berarti calon haji itu tercatat mundur dan tidak masuk kuota lagi," kata dia.
Namun begitu, lanjut dia, apabila calon haji tidak mengambil dananya maka mereka akan mendapatkan manfaatnya dari hasil pengelolaan dana oleh BPKH.
Baca Juga: Lampung Miliki Potensi Wisata Sehat untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata
Jumlah calon haji asal Lampung yang gagal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam kelima di tahun ini sebanyak 6.636 orang. ANTARA
Berita Terkait
-
Lampung Miliki Potensi Wisata Sehat untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata
-
Sopir Ngantuk, Honda Jazz Seruduk Truk di Bandar Lampung
-
Wacana PPN Sembako, Pedagang Sembako di Bandar Lampung: Ini Menyusahkan Masyarakat
-
Lansia Ragu Ikut Vaksinasi COVID-19 karena Informasi Sesat, Ini Saran Dokter di Lampung
-
Biaya Perawatan Pemudik Positif Covid-19 Selama Penyekatan di Lampung Rp18 Miliar
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas