SuaraLampung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menggunakan GeNose C19 sebagai alat pendeteksi Covid-19. GeNose C19 adalah alat pendeteksi Covid-19 buatan dalam negeri.
Pemkot Bandar Lampung sudah memesan dua alat GeNose. Alat ini nantinya digunakan untuk mendeteksi atau melacak penularan COVID-19 di lingkungan setempat.
"Kami sudah pesan dua alat GeNose, mungkin dalam minggu ini akan datang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Edwin Rusli, Jumat (28/5/2021) dilansir dari ANTARA.
Ia mengatakan bahwa dua alat GeNose C19 tersebut akan ditaruh di posko penyekatan yang berada di Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Panjang, dan satu lagi ditaruh di Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) Kota Bandar Lampung.
"Satu alat GeNose itu harganya Rp68 juta, ditambah laptopnya Rp10 juta, kami pesan dua dulu, insya Allah datang minggu-minggu ini, sedangkan untuk kantongnya itu kami beli 300 lembar," katanya lagi.
Pada sisi lain terkait ruang isolasi yang disiapkan oleh Pemkot Bandar Lampung bagi pelaku perjalanan yang positif Covid-19, Kadiskes Bandar Lampung itu mengatakan bahwa sudah ada dua rumah sakit yang dipersiapkan untuk mengisolasi mereka.
"Rumah Sakit A Dadi Tjokrodipo dan RS Unila kami persiapkan untuk pelaku perjalanan yang positif Covid-19," kata dia pula.
Ia pun menyebutkan bahwa kapasitas ruangan dua rumah sakit itu hingga saat ini masih bisa menampung pasien Covid-19 dari Bandar Lampung maupun hasil penyekatan.
"Di RS A Dadi Tjokrodipo kami ada 12 kasus dengan tekanan negatif, sedangkan di RS Unila ada banyak kamar dengan kasur sebab kami pakai dua lantai mereka untuk isolasi pasien COVID-19, tapi semuanya bertekanan biasa," kata dia lagi. (ANTARA)
Baca Juga: Mantab! Kapal PELNI Kini Sediakan Tes GeNose di Atas Kapal
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong