SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung akhirnya mencabut kebijakan yang membolehkan tempat wisata buka selama libur Lebaran Idul Fitri 1442 H.
Pemprov Lampung mengeluarkan surat edaran baru yang isinya adalah meminta semua tempat wisata di Lampung tutup selama libur Lebaran Idul Fitri.
Langkah ini diambil Pemprov Lampung setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 yang belum menunjukkan adanya penurunan.
"Setelah melihat perkembangan Covid-19 yang masih belum usai maka Gubernur mempertimbangkan untuk membuat surat edaran yang meminta bupati dan walikota agar melakukan penutupan sementara objek wisata pada 13-16 Mei mendatang," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan, Senin (11/5/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, penutupan sementara objek wisata yang ada di Provinsi Lampung dilakukan untuk mencegah adanya persebaran kasus Covid-19 dan timbulnya kluster baru di lingkungan kepariwisataan.
"Seminggu lalu kita belum keluarkan surat edaran mengenai ini, karena kejadian ini bersifat dinamis yakni menyesuaikan dengan kondisi persebaran Covid-19. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya ledakan kasus pasca libur Lebaran," ucapnya.
Dia menjelaskan setelah tanggal 16 Mei, tempat wisata dapat dibuka kembali dengan kapasitas maksimal 25 persen.
"Tanggal 17 Mei sudah dapat dibuka kembali namun dengan persyaratan khusus yakni kapasitas hanya 25 persen serta wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat," katanya.
Ia mengatakan adanya Surat Edaran Gubernur nomor 045.2/1806/V.20/2021 tentang himbauan penutupan tempat wisata atau hiburan, akan segera ditindak lanjuti oleh bupati dan walikota dengan menurunkan aturan turunan.
Baca Juga: Ditanya soal Libur Lebaran, Balasan Kurir Paket Bikin Publik Prihatin
"Akan ada surat turunan dari bupati dan walikota, lalu koordinasi dengan pengelola tempat wisata juga akan dilakukan agar pelaksanaannya dapat dilakukan dengan maksimal," ujarnya lagi.
Diketahui Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 045.2/1806/V.20/2021 tentang imbauan penutupan tempat wisata atau hiburan dengan sejumlah poin imbauan meliputi:
Pertama bupati dan walikota diminta untuk melakukan pengaturan pada tempat wisata atau hiburan dengan menjalin koordinasi bersama pengusaha atau pengelola tempat wisata untuk menutup atau tidak melakukan kegiatan pada hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah mulai tanggal 13 sampai dengan 16 Mei.
Kedua setelah tanggal 16 mei 2021 tempat wisata atau hiburan dapat dibuka kembali dengan kapasitas maksimal 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk membatasi dan mengawasi penerapan protokol kesehatan pada tempat wisata atau hiburan wajib membentuk Tim Satgas Penanganan Covid-19 di tempat wisata.
Ketiga, Tim Satgas Penanganan Covid-19 di kabupaten dan kota diminta untuk melakukan pengawasan dan penegakan disiplin protokol kesehatan pada tempat wisata atau hiburan di wilayahnya masing-masing dengan berpedoman pada Peraturan Daerah Provinsi Lampung nomor 3 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Emas hingga Beras Menyengat: Bandar Lampung Jadi Kota Paling Mahal di Lampung
-
Apes! Gara-gara GPS, Dua Maling Motor di Bandar Lampung Tertangkap Hanya dalam 2 Jam
-
Viral Gadis Lampung Mengaku Jadi Korban Perdagangan Orang, Ini Penjelasan Polisi
-
Nasib Gajah Sumatera Usai Karhutla di Way Kambas
-
Home Industry Ekstasi Terbongkar di Perumahan Natar