SuaraLampung.id - Komplotan perampok mobil truk pengangkut kopi antarprovinsi dibekuk petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara. Mereka berasal dari Lampung Timur.
Ada empat tersangka yang ditangkap. Yaitu AR (27) ditangkap di Tangerang Banten. Kemudian tiga rekannya yakni AB (36), MA (36), dan IT (41) warga Melinting yang masing-masing ditangkap di rumahnya.
Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan, petugas terpaksa melumpuhkan tiga tersangka karena melakukan perlawanan saat ditangkap.
"Dari empat pelaku yang ditangkap, tiga diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat ditangkap. Ada pun ketiga pelaku yang dilakukan tindakan tegas dan terukur yakni AR, AB, dan MR," kata AKBP Bambang Yudho Martono dalam keterangannya, Kamis (6/5/2021) dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com.
Modus perampokan dengan cara para pelaku mengendarai minibus Toyota Avanza warna hitam, lalu menghadang Truk Colt Diesel yang mengangkut kopi beberapa bulan lalu.
Setelah korban berhenti, mereka meminta korban untuk turun lalu memukul dan mengancam dengan senjata tajam jenis golok.
"Setelah korbannya turun, para pelaku kemudian memukuli korban dibagia kepala dan badan. Setelah itu korban diikat dengan tambang dan posisi mukut korban ditutup menggunakan lakban, setelah itu korban dibuang di Blambangan Umpu Way Kanan," ujar Bambang Yudho Martono.
Dari hasil penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Truk Colt Diesel Mitsubishi warna kuning BE 9960 CS, sebilah senjata tajam jenis golok, seutas tali tambang, lakban warna cokelat, serta pretelan bumper depan dan samping mobil korban.
Atas perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Baca Juga: Tunggu Toko Buka, Karyawati Minimarket di Bandar Lampung Dirampok
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah