SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan fasilitas tes cepat antigen di beberapa titik penyekatan kendaraan saat periode larangan mudik lebaran 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, di posko penyekatan akan diturunkan tim kesehatan, serta akan disiapkan tes cepat antigen.
Dia menjelaskan alat tes cepat antigen tersebut disiapkan untuk mengantisipasi adanya pengendara yang tidak membawa surat bebas Covid-19.
"Kita antisipasi bila ada yang tidak membawa surat bebas Covid-19 akan langsung dites cepat antigen di tempat," ucapnya, Selasa (4/5/2021) dilansir dari ANTARA.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk meminimalkan adanya persebaran Covid-19 selama periode libur Lebaran akibat mobilitas masyarakat.
"Kita siap memfasilitasi sesuai jumlah yang dibutuhkan dan diajukan bagi posko penyekatan," katanya lagi.
Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan aturan untuk menunda pelaksanaan mudik lebaran yakni Addendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 yang dimulai sejak 22 April-5 Mei 2021 dan H+7 yakni tanggal 18 Mei-24 Mei 2021.
Untuk mencegah adanya persebaran COVID-19 Provinsi Lampung telah menyiapkan rencana penyekatan di lima pintu masuk perbatasan yang meliputi daerah Lemong di Kabupaten Pesisir Barat, Sukau di Lampung Barat.
Lalu di Pematang Panggang di Kabupaten Mesuji, Way Tuba di Kabupaten Way Kanan, dan Bakauheni di Lampung Selatan, serta kabupaten/kota telah menyiapkan penyekatan di daerahnya masing-masing. (ANTARA)
Baca Juga: Mudik Lokal Dilarang, Polisi Siapkan Penyekatan di Kota Bogor
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah