SuaraLampung.id - Seorang pria non Muslim kesal atas perlakuan seoarng karyawan restoran cepat saji di kawasan Taman Sutera, Johor Bahru, Malaysia di bulan ramadhan.
Pria tersebut merasa diperlakukan seperti penjahat saat memesan makanan di restoran tersebut. Pasalnya karyawan restoran itu menginterogasi pelanggannya karena mengira si pelanggan seorang muslim.
Si karyawan restoran tersebut merasa pelanggannya itu tidak pantas makan pagi di restoran karena suasana ramadhan. Cerita ini diungkapkan lelaki bernama Daniell Denis lewat Facebook-nya.
Seperti dilansir Says, Daniell mengatakan dirinya merasa diinterogasi oleh seorang staf restoran meskipun sudah berkali-kali dia mengatakan bahwa dia bukan seorang Muslim yang berpuasa.
Awalnya, mereka memesan dari menu layar sentuh restoran, sampai seorang staf menghampirinya dan berkata, "Jika Anda Muslim, Anda tidak bisa makan di sini."
Daniell menjawab bahwa dia bukan seorang Muslim dan staf tersebut pun pergi. Mereka lanjut memesan, ketika staf yang sama menghampirinya lagi dan bertanya, "Apakah kamu yakin bahwa kamu bukan Muslim? Jika kamu Muslim, tolong bawa saja."
Daniell mengatakan dia awalnya baik-baik saja saat ditanya seperti itu, karena dia tahu bahwa itu adalah bagian dari tugas staf restoran untuk menghentikan pengunjung Muslim makan di tempat selama Ramadhan. Namun, dia berkata, pada saat itu, dia mulai kesal dengan nada suaranya.
"Saya menjawab, sekali lagi, bahwa saya bukan Muslim. Tapi kemudian dia bertanya, 'Kamu ras apa?'. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya orang China dan dia pergi," tulisnya di Facebook, mengklarifikasi bahwa ayahnya adalah orang China dan ibunya orang India.
Akhirnya ia pun membayar pesanan mereka dan duduk menunggu makanan. Daniell berkata bahwa staf itu pun datang sekali lagi ke mejanya untuk mengatakan kepadanya, "Jika Anda seorang Muslim, dapatkah Anda membawanya saja?"
Baca Juga: Vicky Shu Akui Pernah Lihat Pocong Usai Salat Subuh
Karena tidak tahan lagi dengan perlakuan yang diterimanya, ia pun mengeluarkan IC (kartu identitasnya) dari dompetnya untuk membuktikan etnisitasnya.
"Tapi dia segera mengambil IC saya dan berjalan kembali ke dapur. Saya tidak tahu kepada siapa dia akan menunjukkannya. Saya segera mengikutinya dan mengatakan kepadanya bahwa dia salah karena telah mengambil IC saya seperti itu, dan dia memberikannya kembali," kenangnya.
Ketika dia pikir dia akhirnya bisa makan dengan tenang, apa yang terjadi selanjutnya membuatnya memanggil manajer.
Daniell berkata dia kembali untuk duduk bersama temannya. Namun, karena dia menghadap ke konter, dia melihat beberapa anggota staf melihat ke arahnya dan menertawakannya.
"Pada titik ini saya kehilangan semua kesabaran. Saya bahkan tidak ingin makan lagi. Saya pergi mencari staf dan memintanya untuk memanggil manajernya," katanya.
Pelanggan menceritakan semua yang terjadi kepada manajer, yang meminta maaf atas seluruh kejadian tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala
-
Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika
-
Sempat Buron Setahun, Pengeroyok Panitia Futsal Kampus UM Metro Akhirnya Diciduk
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri