SuaraLampung.id - Tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala bernomor lambung 402 di Perairan Bali menjadi duka bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Salah satu alat utama sistem pertahanan keamanan negara yang dijuluki monster laut buatan Jerman tahun 1980 ini hilang kontak saat latihan perang tembak torpedo pada Rabu (22/4/2021) dini hari.
Nama Nanggala sendiri sebenarnya berasal dari nama senjata Prabu Baladewa yang merupakan kakak dari Dewa Krisna dalam lakon pewayangan Mahabrata.
Wujud senjata Nanggala sendiri sebenarnya menyerupai bajak sawah yang terbalik, konon ceritanya senjata ini mampu membelah gunung dan melelehkan besi baja.
Bahkan, Nanggala sendiri lebih dikenal dibandingkan sang pemilik senjatanya, Baladewa.
Padahal, tidak ada seorang pun yang pernah menyaksikan wujud dari pusaka Nanggala karena begitu dahsyatnya senjata yang satu ini sehingga tak boleh banyak diperlihatkan.
Namun dari cerita pewayangan, pada suatu senja, Baladewa keluar menenteng Nanggala dan memperlihatkannya kepada dunia.
Hal tersebut kemudian membuat geger ribuan dewa berkuda awan yang turun untuk mengadang langkah Baladewa dan mengingatkan agar tidak membawa pusaka itu keluar secara sembarangan.
Dalam penamaan kapal perang di Indonesia, Nanggala sendiri merupakan kali kedua senjata pewayangan yang disematkan untuk nama kapal selam.
Baca Juga: Alasan Awak Kapal Tidak Keluar dari Kapal Selam yang Tenggelam
Sebelumnya, Indonesia terlebih dahulu memiliki kapal selam bernama KRI Cakra bernomor lambung 401.
Terkini, pengoperasian KRI Cakra 401 pun diminta untuk dihentikan sementara waktu, menyusul tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402.
Sebelumnya diberitakan, KRI Nanggala yang diawaki 53 prajurit TNI AL hilang kontak saat latihan menembakan torpedo di Perairan Bali.
Kemudian pada Sabtu (24/4/2021) Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengumumkan secara resmi jika kapal selam KRI Nanggala 402 tenggelam, setelah dilakukan pencarian sejak Rabu lalu.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, diperlihatkan sejumlah barang yang diyakini berasal dari KRI Nanggala dan ditemukan tim pencari.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
SPPG di Tanggamus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!