SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi Lampung membuka program pemutihan pajak kendaraan bermotor di awal April 2021. Tujuan pemutihan pajak ini untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan.
Tujuan itu mulai terlihat hasilnya. Selama 20 hari pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan, pendapatan pajak Pemerintah Provinsi Lampung meningkat.
"Untuk data pemutihan pajak kendaraan sudah mencapai 25 ribuan kendaraan, dengan total pendapatan mencapai Rp18,6 miliar. Dalam pelaksanaannya, kami bekerjasama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung," kata Kepala Bapenda Lampung Adi Erlansyah, Kamis (22/4/2021) dilansir dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Mengingat meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program pemutihan pajak kendaraan ini, pemerintah bersama Ditlantas Polda Lampung akan menambah pendaftaran online dari 150 menjadi 225 antrian dengan tiga shift. Ada pun untuk tiap shifrnya, nantinya akan ada 75 shirt antrean.
"Alhamdulillah antusias masyarakat untuk membayar pajak cukup tinggi. Selama proses pemutihan ini, alhamdulillah kami tidak mengalami kendala yang berarti, sehingga prosesnya berjalan dengan baik sampai saat ini," ujar Adi Erlansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat