SuaraLampung.id - Beberapa perusahaan otobus (PO) antarkota antarprovinsi (AKAP) yang berada di Lampung akan menghentikan operasionalnya sementara.
Penghentian operasional bus AKAP di Lampung ini terkait adanya larangan mudik Lebaran 2021 yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kepala Terminal Induk Rajabasa Harri Indarto mengatakan, pihaknya mulai mensosialisasikan larangan mudik ke sejumlah perusahaan otobus (PO) antarkota antarprovinsi (AKAP) terkait larangan mudik Lebaran 2021.
"Kami sudah mulai memberitahukan kepada PO bus terkait persoalan ini, sekaligus melakukan sosialisasi Surat Edaran (SE) Nomor 24 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Darat Dalam Masa Pandemi Covid-19," kata Harri Indarto, Minggu (18/4/2021) dilansir dari ANTARA.
Dia mengatakan bahwa dari sejumlah PO AKAP di Lampung umumnya mereka akan melakukan penghentian operasional dalam waktu dekat, guna mendukung kebijakan pemerintah dalam menanggulangi COVID-19.
"Waktu penghentian pengoperasian bus AKAP berbeda-beda, ada yang dalam waktu dekat, ada yang bulan Mei dan masih juga yang menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait larangan mudik," kata dia lagi.
Ia menyebutkan, seperti Bus Handoyo akan memberhentikan operasional mulai tanggal 27 April 2021, kemudian Bus Famili Raya pada 1 Mei 2021, sedangkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Puspa Jaya, dan RBU serentak akan memulai pemberhentian pengoperasian tanggal 4 Mei 2021.
Namun begitu, lanjut dia, masih ada beberapa PO yang menunggu kepastian larangan mudik dari pemerintah pusat dan belum menentukan waktu kapan akan berhenti operasi sementara waktu.
"Damri, Eka, Putra, Tri Dara, Sinar Jaya, dan SAN belum tentukan waktunya, tapi mereka komitmen mengikuti instruksi dari pemerintah pusat," kata dia.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Guru di Lampung Rampung Mei 2021
Ia pun meminta kepada pihak PO dapat memaklumi dan mendukung kebijakan pemerintah tersebut, sebab larangan mudik dimaksudkan sebagai target untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.
"Oleh karena itu dalam waktu dekat kami akan mulai pemberhentian pengoperasian bus AKAP yang ada secara bertahap," kata dia pula. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot