SuaraLampung.id - Unit Pelaksana Teknis Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan fenomena astronomi langka yaitu Okultasi Mars oleh Bulan atau tertutupnya planet Mars oleh Bulan, jika dilihat dari Bumi. Pengamatan fenomena ini akan dilakukan pada, Sabtu 17 April 2021, mulai pukul 20.30 WIB.
Kepala UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung, Dr. Hakim L. Malasan, melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, bahwa fenomena Okultasi Mars oleh Bulan dapat diamati dari Asia Tenggara bagian Barat dan Asia Selatan bagian Timur saja. Jika dilihat dari Provinsi Lampung, Mars akan tertutup oleh Bulan mulai pukul 20.30 WIB, ketika Bulan berada pada ketinggian 17,7 derajat.
“Planet Mars akan terlihat lagi pada pukul 21.30 WIB, ketika ketinggian Bulan sekitar 4,4 derajat. Pada saat fenomena ini terjadi, Bulan akan berada pada fase sabit, dan iluminasi Bulan 24%,” ujar Hakim melalui siaran pers yang diterima Suaralampung.id, Jumat (16/4/2021).
Peristiwa okultasi Mars berikutnya baru dapat diamati di Indonesia di tahun 2025 di siang hari dan pada tahun 2034 hanya di Papua bagian Timur. Sementara itu, pada 27 Mei 2022 kita akan kembali disuguhkan dengan fenomen okultasi Venus oleh Bulan, yang dapat diamati dari Indonesia
Baca Juga: Bukan Teknologi Canggih, Tak Disangka NASA Gunakan Ini pada Penjelajah Mars
Hakim menambahkan, dari sisi pengamatan di lapangan, UPT OAIL akan melakukan pengamatan yang dipusatkan di Rooftop Gedung Laboratorium Teknik 2 ITERA dengan menggunakan teleskop berjenis Schmidt-Cassegrain yaitu Meade LX-90 8” - ACF (f=2032 mm, d=203,2 mm. f/10) dengan kamera DSLR Canon 5D mark IV.
Sebagai bagian menyambut fenomena langit ini, UPT OAIL juga akan mengadakan acara bertajuk Ngenah Langit Virtual – Okultasi Mars, atau jika diartikan kalimat berbahasa Lampung Ngenah Langit berarti melihat langit. Kegiatan tersebut akan diadakan pada Sabtu, 17 April 2021 mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB secara dalam jaringan (daring).
Narasumber sekaligus pemandu acara ini adalah dua Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAP) ITERA yang juga peneliti di UPT OAIL ITERA yaitu Achmad Zainur Rozzykin, S.Si., M.Si., dan Alfiah Rizky Diana Putri, S.T., M.Eng. Keduanya narasumber akan mengupas seputar planet Mars dan juga bagaimana okultasi Mars oleh Bulan bisa terjadi.
UPT OAIL juga akan mengajak beberapa instansi dan klub astronomi untuk melakukan pengamatan secara bersama-sama melalui platform virtual (zoom), dan mengajak instansi yang memiliki teleskop, untuk dapat ikut mengamati fenomena astronomi langa tersebut.
Seperti pengamatan sebelumnya yang masih dilakukan pada masa pandemi Covid-19, UPT OAIL kali ini juga tidak akan membuka pengamatan untuk masyarakat umum untuk menghambat penularan dari wabah ini. Kendati demikian, UPT OAIL melakukan streaming kondisi pengamatan melalui kanal YouTube UPT OAIL: https://tinyurl.com/youtube-oail, dan juga melalui media sosial instagram: @oail.itera.
Baca Juga: NASA Pastikan Tak Ada Pelangi di Mars
“Bagi masyarakat umum yang ingin memantau kondisi pengamatan, silahkan masuk melalui kedua platform tersebut. Kiranya langit cerah dapat menyertai kegiatan ini,” ujar Hakim.
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Keep It in the Family: Rahasia Menyeramkan di Loteng Rumah Tua
-
Mengejutkan! Mantan Agen CIA ini Klaim Punya Bukti Kehidupan di Mars
-
Penemuan Struktur Persegi di Mars Buat Geger, Teori Konspirasi Baru Muncul!
-
The Lazy Song Bruno Mars dan Kesenangan Bermalas-malasan Tanpa Rasa Bersalah
-
Kejutkan Penggemar, Jaehyun NCT Cover Lagu Rose 'APT' saat Wajib Militer
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni