SuaraLampung.id - Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung mulai membersihkan Pasar Bambu Kuning, Kamis (15/4/2021). Pembersihan ini dilakukan setelah adanya teguran dari Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Diketahui Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau Pasar Bambu Kuning, Rabu (14/4/2021) kemarin. Saat itu Eva melihat kondisi Pasar Bambu Kuning yang kotor.
Tidak hanya itu, Eva Dwiana juga mendapati eskalator dan pendingin di Pasar Bambu Kuning tidak menyala. Sontak Eva Dwiana memberi teguran keras kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Setelah mendapat teguran keras, barulah turun petugas melakukan bersih-bersih di Pasar Bambu Kuning.
Dari penelusuran Lampungpro.co di Pasar Bambu Kuning, Kamis (15/4/2021), petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung masih terus melakukan pembersihan di beberapa titik.
Titik-titik yang dibersihkan adalah eskalator pintu masuk, Lantai 2, tangga menuju Lantai 3, dan sarang laba-laba (sawang) yang menempel di plafon.
Menurut Ketua Pedagang Pasar Bambu Kuning, Hernita bersih-bersih mulai, Rabu (14/4/2021) sore atau tak lama setelah kunjungan Wali Kota.
"Iya pengerjaan bersih-bersih ini mulai dari sore kemarin, sampai jam 02.00 malam tadi. Lanjut, sampai hari ini," terang Hernita, Kamis (15/4/2021) dilansir dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
Pedagang Pasar Bambu Kuning, Uni Em mengatakan dengan adanya pembersihan ini, dapat memberi rasa nyaman kepada para pengunjung.
Baca Juga: Lihat Kondisi Pasar Bambu Kuning, Eva Dwiana Tegur Kadis Lingkungan Hidup
"Pembeli juga senang untuk berkunjung. Ke depannya kalau bisa kebersihan jadi perhatian, kita jugakan setiap hari membayar iuran kebersihan sampah," ucap Uni Em.
Pedagang Pasar Bambu Kuning lainnya, Hendra mengharapkan dengan adanya kebersihan ini, akan menarik peminat para pengunjung.
"Kalau bersih kan bisa menarik perhatian para pengunjung. Jadi bisa ramai yang datang. Fasilitas eskalator ini terakhir digunakan tahun 2018," jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung dan Kepala UPT Pasar Bambu Kuning saat ditemui tidak mau memberikan komentar.
"Maaf saya gak mau berkomentar, nanti dengan Kadis Lingkungan Hidup aja," terang Kepala UPT Kebersihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Misi Pasukan Langit di Way Kambas: TNI Terjun Bebas Demi Jinakkan Bara Tersembunyi
-
Detik-detik Bandit Lampung Utara Tewas Usai Tembak 3 Polisi
-
Baku Tembak di Lampung Utara: 3 Polisi Terluka, Bandar Narkoba Tewas
-
Siapa Dalang di Balik Kebakaran Way Kambas? Polda Lampung Incar Potensi Kelalaian Korporasi
-
Misi Darurat di Jantung Way Kambas: Tim Alfa TNI Terjun Jinakkan Api