SuaraLampung.id - Gara-gara penampilannya yang urakan, wanita ini dicibir para tetangga. Namun siapa sangka cibiran itu menjadi motivasi bagi wanita ini untuk maju.
Ya wanita itu kini malah sukses menjadi seorang polwan. Ia membuktikan kepada para tetangga yang mencibirnya bahwa drinya tidak seperti yang mereka sangka.
Perjalanan hidup wanita tersebut diungkap lewat unggahan TikTok @tivanyagstn17. Sang pemilik akun yang bernama Tivany Agustin menjelaskan jika dirinya dulu mendapat cap buruk dari tetangga.
"Masih ingat dulu omongan tetangga: palingan nggak bakal tamat sekolah. Tamat pun bakal jadi cewek nggak benar," tulisnya di awal video.
Wanita ini lantas mengunggah foto-foto lama saat masih sekolah. Kala itu, ia menjadi omongan tetangga karena pilihan gaya rambut dan penampilan.
"Hanya buat malu keluarga, rambut dibotak sebelah. Mending berhenti aja sekolah jadi ***** aja sekalian, tindik-tindikan, tato-tatoan, udah jelas aja gimana masa depannya," tambah wanita ini.
Tak hanya itu, ia juga kena nyinyir karena mayoritas temannya kala sekolah adalah laki-laki. Pada tetangga pun menyebutnya hanya bisa main-main dan suka pulang malam.
Meski mengalami perlakuan tidak mengenakkan, wanita bernama Tivany Agustin ini berhasil membuktikan sebaliknya. Ia juga menjadikan nyinyiran tetangga sebagai motivasi.
"Terima kasih. Semua omongan kalian dulu menjadi motivasi buat saya," tambah Tivany di video.
Baca Juga: Hits: Kisah Sukses Jadi Polwan, Pasangan Gay Thailand Buka Suara
Wanita ini lantas menunjukkan prosesnya hingga berhasil diterima menjadi polwan. Tak hanya itu, ia membagikan foto-fotonya ketika sudah memakai seragam polisi.
"Kalian boleh hina saya, tetapi tidak untuk memprediksi bagaimana saya ke depannya."
Tak hanya menjadi polwan, Tivany juga membagikan fotonya bersama keluarga pasca sukses. Kisah wanita ini lantas banjir pujian warganet.
"The real balas dendam terbaik," puji salah satu komentar.
"Dari sini aku yakin senakal-nakalnya kita, kalau kita berusaha buat berubah untuk menjadi orang sukses, bakal terwujud."
"Parah keren banget, bukti bahwa masa lalu tidak mencerminkan masa depan."
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
SPPG di Tanggamus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!