SuaraLampung.id - Sesosok mayat ditemukan mengapung di Perairan Mutun, Sukajaya Lempasing, Teluk Pandan, Pesawaran, Jumat (2/4/2021) pagi. Mayat yang ditemukan tanpa identitas.
Mayat anonim itu pertama kali ditemukan pemancing di perairan Mutun, Pesawaran, dalam keadaan tengkurap menggunakan sarung. Diketahui mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.
Kepala Tim SAR Polairud Polda Lampung Aiptu Sujoko mengatakan, penemuan mayat anonim tersebut diketahui setelah tim mendapat informasi dari warga sekitar.
Sebelumnya saksi bernama Hermansyah (34) yang berada di villa pemancingan ikan laut, melihat ada mayat yang terapung di Perairan Mutun dari arah timur menuju ke barat Mutun.
"Mendapati informasi, kemudian kami langsung mengecek ke lokasi denyan menggunakan kapal. Kemudian didapati mayat laki-laki dengan menggunakan sarung tanpa identitas sekira pukul 06.30 WIB," kata Aiptu Sujoko dalam keterangannya dilansir dari Lampungpro.co---jaringan Suara.com.
Selanjutnya tim kemudian langsung mengevakuasi mayat tersebut, ke dermaga terdekat. Selanjutnya pihak kepolisian membawa mayat itu ke Puskesmas terdekat, untuk dilakukan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis).
"Jenazah ini langsung kami bawa ke Puskesmas Hanura Pesawaran dan ditangani oleh Inafis Polres Pesawaran. Diperkirakan mayat tersebut sudah dua hari mengapung di perairan," ujar Sujoko.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi penemuan, untuk sementara ini tidak ditemukan adanya ciri-ciri bekas tindak kekerasan kepada korban.
Saat ini sedang dilakukan proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Pesawaran, untuk mengetahui penyebab meninggalnya laki-laki anonim ini.
Baca Juga: Mayat Mengambang Menyatu Dengan Sampah Gegerkan Warga Cibinong Bogor
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
SPPG di Tanggamus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!