SuaraLampung.id - Aksi perampokan terjadi di Desa Muara Tenang Timur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Senin (15/3/2021).
Perampok menyasar rumah korban Paijan (60) di Tanjung Raya, Mesuji. Perampok diduga telah mengambil sejumlah uang di rumah Paijan.
Saat kejadian Paijan tidak ada di rumah. Paijan saat itu sedang bekerja di ladang miliknya. Hanya ada anak Paijan berinisial JMT (25) di rumah. Gadis tuna wicara ini pun menjadi korban perampok.
JMT dianiaya perampok dan diikat di tiang tengah rumah. Kepada Lampungpro.co---jaringan Suara.com, Paijan mengaku mengetahui penyekapan terhadap anaknya setelah pulang dari kebun.
Baca Juga: Pelaku Penjarah Toko Perhiasan Emas di Banyuwangi Ditangkap
Saat itu, ketika memasuki rumah melihat anaknya JMT (25) tuna wicara tengah terikat di tiang tengah rumahnya. "Saya kaget saat pulang anak saya terikat di tiang tengah dengan muka memar. Ada sepotong kayu yang digunakan pelaku untuk menganiaya," katanya.
Dia mengakui kejadian tersebut yang ketiga kali. Namun baru kali ini dia berani melapor ke RT dan perangkat desa setempat. "Atas kejadian itu, saya mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah," kata dia.
Mendengar laporan itu, Kapolsek Tanjung Raya Iptu Suldi yang tengah ikut peluncuran Kampung Tangguh Nusantara di Desa Muara Tenang Timur, langsung bergegas mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke puskesmas terdekat.
"Kejadian ini yang ke tiga kalinya, namun enggan melapor ke Mapolsek Mesuji Tinur. Modus pencurian ini dengan cara mendongkel jendela. Tampaknya pelaku tahu jika orang tua korban tidak ada di rumah. Sedangkan motif belum diketahui karena kita belum tahu ada tidaknya barang yang hilang untuk kejadian hari ini," kata Kapolsek.
Iptu Suldi menambahkan secepatnya pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus yang menimpa keluarga Paijan. Kapolsek mengingatkan masyarakat agar setiap warga ketika mengalami kejadian tindak pidana agar melapor ke aparat kepolisian.
Baca Juga: Sebut Jalan Rusak Telan Ratusan Korban, Siswa SMP Mesuji Mengaku Diarahkan
Berita Terkait
-
Perampok Gasak 830 Kg Rambut Manusia Senilai Rp1,9 Miliar dari Gudang di Bengaluru
-
Nyanyian 2 Tersangka Ungkap Jaringan Perampokan Bersenpi di Sumsel
-
Tanggapi Dalil Cabup Mesuji Palsukan Identitas, KPU Sebut Putusan MA Typo
-
Elfiana Menang Pilkada Mesuji Usai Janjikan Masuk Surga, Lawan: Itu Penistaan Agama!
-
Tuding Elfianah Manipulasi Identitas di Pilkada Mesuji, Kemampuan Kuasa Hukum Malah Diuji Hakim MK
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Wanita Muda Dihabisi Suami di Kontrakan Bakauheni, Pengakuan Pelaku Bikin Geram
-
Damkar Lampung Selatan Buka Sayembara Berhadiah untuk Penangkapan Buaya di Pantai Kalianda
-
Kakak Beradik Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bawang Latak Tuba
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan