Ilustrasi penjualan cabai. Harga cabai caplak di pasar di Bandar Lampung naik. [Suara.com/Emi La Palau]
Hal yang sama dikatakan Sugeng, salah satu pedagang sayuran di Pasar Waykandis Bandarlampung. Sugeng terpaksa harus menerima jatah pengambilan cabainya berkurang di Pasar Jatimulyo.
"Di Pasar Jatimulyo nya mas stok nya minim, jadi kita tidak bisa ambil seperti biasanya," katanya.
Sugeng sendiri lebih mengutamakan menjual cabai caplak dengan porsi 0,25 kg. Hal itu ia lakukan agar dapat sedikit untung sehingga ia dapat kembali mengambil cabai caplak di pasar-pasar lain.
"Kalau langsung kiloan susah, kadang untung nya juga tipis. Karena stok minim, jadi saya jual 0,25 kkg," katanya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026
-
Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD