SuaraLampung.id - Hujan es terjadi di daerah Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Selasa (9/3/2021) sekitar pukul 15.40 WIB.
Fenomena hujan es di Way Kanan ini ramai beredar di media sosial dan grup WhatsApp. Di salah satu video yang beredar, terlihat seorang warga mengabadikan fenomena langka ini.
"Baradatu hujan es gaes, " kata pemilik video yang beredar di WhatsApp, Selasa (9/3/2021). Dalam video itu juga terlihat sambaran kilat dan suara petir.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Kukuh Ribudiyanto, membenarkan adanya fenomena hujan es di wilayah Way Kanan, Lampung.
"Benar, terpantau awan Cumulunimbus di Kecamatan Baradatu sekitar Jam 15.40 WIB, "kata Kukuh melalui sambungan WhatsApp, Selasa (9/3/2021) malam.
Dia menjelaskan, proses terjadinya hujan ss disebabkan adanya tekanan udara rendah dan adanya pertumbuhan awan lokal atau awan cumulunimbus dengan ketinggian hingga 10- 12 kilometer.
Kemudian di atas ketinggian 5 km di atasnya suhu udara 0 derajat dan lebih tinggi lagi maka suhu udara semakin minus.
"Pada kondisi suhu udara 0 derajat maka di sana terdapat kristal Es karena ada hembusan ke arah bawah maka kristal es itu terbawa jatuh menyerupai es, karena wilayah kita termasuk tropis maka butiran es yang jatuh paling besar, sebesar biji kelereng, karena sudah mencair saat proses jatuh,"jelasnya.
Sementara itu berdasarkan data dan informasi dari BMKG Lampung, beberapa wilayah di Bumi Ruwa Jurai diperkirakan berpotensi terjadi hujan ebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Baca Juga: Tiba-tiba Kalimantan Hujan Es, BMKG Kasih Penjelaskan Mengejutkan
Pada pukul 19:30 WIB hujan petir dan angin kencang terjadi di wilayah Way Kanan. Yaitu di Pakuanratu, Way Tuba, Blambangan Umpu, Kasui, Negeri Agung, Rebang Tangkas, Baradatu.
Kontributor : Ahmad Amri
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA