SuaraLampung.id - Vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi pelayan publik di Provinsi Lampung masih dalam tahap pendataan. Pemerintah Provinsi Lampung sedang mencatat masyarakat yang masuk dalam kategori petugas pelayanan publik.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan, berdasarkan pendataan terakhir tercatat telah ada 4.000 orang petugas pelayanan publik yang mendaftarkan diri untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua.
"Tercatat untuk sementara waktu telah ada 4.000 orang yang telah melakukan pendaftaran untuk vaksinasi tahap dua salah satunya dari kategori guru, aparatur sipil negara dan beberapa kategori petugas pelayan publik lainnya," ucapnya, Selasa (2/3/2021) dilansir dari Antara.
Menurutnya, pendataan dilakukan menggunakan website khusus yang disediakan dan nantinya akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk sinkronisasi data.
"Pendataan penerima vaksinasi untuk petugas pelayanan publik akan dilaksanakan hingga batas waktu malam ini, dan selanjutnya data yang sudah masuk akan langsung disampaikan kepada Dinas Kesehatan untuk mencatat jumlah kebutuhan vaksin," ujarnya.
Ia menjelaskan diharapkan dengan adanya pendataan pelaksanaan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik dapat terlaksana sesuai sasaran.
"Dengan pendataan ini diharapkan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik tepat sasaran dan memudahkan dinas kesehatan mengalokasikan jumlah vaksin tahap kedua ini," ucapnya lagi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua tercatat ada 45.296 orang petugas pelayanan publik yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua.
Baca Juga: Viral Antrean Panjang Vaksinasi Covid Lansia, Publik Minta Solusi ke Satgas
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah