SuaraLampung.id - Kabupaten Pringsewu dikenal sebagai sentra utama perikanan air tawar di Lampung. Tidak hanya Lampung, Pringsewu juga memasok kebutuhan ikan air tawar untuk Palembang dan Jawa.
Bupati Pringsewu Sujadi Saddat mengatakan, daerahnya memasok hampir 70 persen ikan air tawar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Lampung, Palembang dan Jawa.
"Hampir 70 persen produksi ikan Kabupaten Pringsewu dipasok ke Lampung, Palembang, dan Jawa," kata Bupati Pringsewu, Sujadi, saat menerima kunjungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Minggu (28/02/2021) dilansir dari Antara.
Ia juga menyebutkan Kabupaten Pringsewu juga memasok bibit ikan seperti lele, mas, gurame dan koi.
"Bahkan ikan kegemaran anak milenial seperti ikan hias cupang juga tersedia di Kabupaten Pringsewu," katanya.
Ia mengatakan bahwa pakan ikan menggunakan pakan produksi pabrikan, dan diharapkan ada yang berinvestasi memproduksi pakan ikan di Kabupaten Pringsewu.
Selain itu, bendungan Way Sekampung juga ditabur bibit ikan tawar.
Sujadi menyebutkan, meski Kabupaten Pringsewu tak memiliki laut dan wilayahnya cukup kecil dibandingkan daerah lainnya, namun lahan yang ada berusaha dikelola optimal dan produktif.
"Ke depannya akan dikembangkan swasembada pangan melalui padi dan ikan. Saya berharap ke depannya ada pengembangan koperasi khusus pembudidayaan ikan air tawar," katanya.
Sujadi mengatakan UKM di Kabupaten Pringsewu memiliki 796 koperasi, dan hanya 176 koperasi yang bertahan.
"Permasalahannya adalah pandemi ini membuat perlambatan pada proses perekonomian secara umum," jelasnya.
Baca Juga: Waduh! Resto Pringsewu Kota Semarang Diteror Orderan Fiktif
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah