SuaraLampung.id - Nama Permadi Arya alias Abu Janda sedang hangat diperbincangkan warganet di media sosial. Gara-gara Abu Janda pula, dua generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) sampai berdebat. Mereka adalah Alissa Wahid, putri Gus Dur, dan intelektual muda NU akhmad Sahal atau Gus Sahal.
Alissa Wahid dan Gus Sahal berdebat mengenai sosok Abu Janda. Awalnya Gus Sahal mengomentari pernyataan Alissa Wahid di portal NU Online.
Dalam berita di NU Online berjudul "Alissa Wahid Tegaskan Abu Janda Bukan Bagian dari Poros NU", Gus Sahal mengaku tidak sependapat dengan Alissa Wahid.
"Saya ga setuju dgn Mba @AlissaWahid," cuit Sahal. Menurut Sahal, Abu Janda adalah kader resmi Banser. Artinya Abu Janda adalah anggota NU bukan NU yang ngaku-ngaku.
Bahwa Abu Janda tingkahnya tidak sesuai dengan prinsip NU, menurut Sahal, Abu Janda mesti dikasih pelajaran.
"Abu Janda @permadiaktivis1 itu kader banser yg resmi.Otomatis dia jg resmi anggota NU, bukan ngaku2 NU. Bahwa AJ ndlodok, gaya ofensifnya ga sesuai dgn aswaja NU, Banser mesti menjewernya. Dia hrs ngaji lagi. Tp jgn tak diakui sbg NU," kicau Sahal.
Kicauan Gus Sahal ini ditanggapi Alissa Wahid. Alissa mengatakan, dirinya menyebut Abu Janda bukan bagian dari poros NU. Poros NU yang dimaksud Alissa adalah pesantren dan ulama.
"Kalau mas sahal baca lengkap, saya menyebutkan Permadi bukan bagian dari poros NU seperti pesantren atau ulama. Permadi adalah kader ansor, iya setuju. Apakah dia berasal dari poros NU? Tidak," balas Alissa Wahid.
Menurut Alissa, dirinya saja tidak berani mengklaim representasi dari NU apalagi seorang Abu Janda. Karena itu ia keberatan jika Abu Janda dianggap sebagai representasi dari NU.
Baca Juga: Alissa Wahid Bongkar Latar Belakang Abu Janda: Bukan Bagian dari Poros NU
Alissa Wahid memaparkan pertanyaan yang diajukan padanya ketika dirinya menjawab bahwa Abu Janda bukan bagian dari poros NU.
"Pertanyaan yg diajukan ke saya : apakah Permadi representasi NU? Bagi saya jelas tidak. 1. Saya saja gak berani merasa representasi NU. 2. Permadi jauh gitu kok dari prinsip Aswaja NU. Saya keberatan kalau dg sikap spt itu dia dianggap menjadi representasi NU," tulisnya.
Membaca penjelasan Alissa Wahid, Gus Sahal memahami maksud Alissa Wahid mengenai Abu Janda bukan bagian poros NU. Menurutnya, Abu Janda memang bukan bagian dari poros NU seperti yang dimaksud Alissa Wahid.
Sahal mengatakan, meski Abu Janda bukan bagian dari poros NU, namun dia tetaplah warga Nahdliyin.
"Kalo poros NU yg dimaksudkan Mbak @AlissaWahid itu pesantren dan ulama, @permadiaktivis1 memang jelas bukan dari poros tsb. Mba Lissa bener. Tp saya hanya ingin agar pembaca tulisan tsb ga salah paham. Meski AJ bukan dari poros NU, ia tetep sah sbg warga Nahdliyin," cuit Sahal.
Alissa kembali menegaskan bahwa untuk mengukur seseorang adalah representasi dari NU harus memakai tolok ukur prinsip Aswaja NU.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029
-
Umpan Lowongan Kerja: Pria di Tulang Bawang Cekoki Miras dan Cabuli Remaja Lekaki 15 Tahun
-
Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau
-
Gerebek Kamar Hotel di Pringsewu: Pria Asyik Main Judol Saat Kekasih Nyabu
-
Tiga Kali Mangkir Berujung Borgol: Sekda Lampung Tengah Ditahan Polda Lampung Usai Diperiksa 9 Jam