SuaraLampung.id - Captain Vincent Raditya mendatangi lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Saat sampai di lokasi, Captain Vincent Raditya tak bisa berkata apa-apa.
Melalui Instagramnya, penerbang yang memiliki akun YouTube dengan jutaan subscriber tersebut memperlihatkan perjalanan menuju titik pencarian pesawat.
Pada video yang diunggahnya melalui Instagram, Captain Vincent Raditya mengaku kehabisan kata-kata ketiba tiba di lokasi yang diduga merupakan titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.
"Guys sekarang di sini kita bisa melihat pasukan katak yang membantu mencari. Nggak ada yang terlihat di sini, semua harus beramai-ramai mencari dari titik jatuhnya pesawat," tutur Captain Vincent Raditya.
"Banyak yang kemungkinan bisa jalan ya, karena angin, karena ombak, di sini suasanya serasa sangat menyentuh sekali guys. Saya nggak tahu lagi apa yang bisa saya ungkapkan," tuturnya kemudian terdiam.
Tidak sedikit warganet yang kemudian memberikan berbagai tanggapan mengenai video Captain Vincent Raditya membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182.
Ada yang mengapresiasi niat baik Captain Vincent Raditya.
Namun ada pula yang kontra dan menyebut seharusnya Kapten Vincent Raditya tak mengabadikan momen pencarian tersebut melalui sebuah video.
Baca Juga: Anak 7 Tahun Ini Belum Tahu Ayahnya Korban Sriwijaya Air SJ182
"Langsung dibikin konten," ungkap salah seorang warganet.
"Jangan dibuat konten dulu kapten, untuk menghargai keluarga korban," tutur warganet lainnya.
"Mungkin ini bukan hanya sebuah konten, melainkan bentuk solidaritas membantu tim SAR mencari rekan seprofesi mereka yang terkena musibah," imbuh warganet lain.
"Salut capt, atas kepeduliannya, kalau bisa semua captain memberikan masukan untuk pemerintah. Supaya ke depannya aviasi Indonesia bisa semakin baik dan regulasi pemerintah bisa ditajamkan karena mengingat transportasi ini sangat penting dan juga efisien. Salam capt," komentar warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Lidah Api Mengamuk di Tol Lampung: Detik-Detik Truk Towing dan Muatannya Hangus Terpanggang
-
Bisnis Gelap di Bak Pikap: Dua Pria Asal Lamteng Terciduk Edarkan BBM Oplosan ke Pom Mini di Metro
-
Misteri Rumah Kosong di Rajabasa: Kisah di Balik Penemuan Tengkorak Pria Setelah 2 Bulan Menghilang
-
Kedok Pertamini Pringsewu Terbongkar: Iwan Raup Rp2,5 Miliar dari Solar-Pertalite Oplosan
-
Waspada Godzilla El Nino: Wagub Lampung Perintahkan Satgas Siaga Satu Hadapi Titik Api