SuaraLampung.id - Senyum tersungging di muka ibu-ibu dan anak-anak di Kampung Kihung, Kelurahan Sukarame Dua, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Senin (28/12/2020).
Wajah mereka sumringah melihat rangka besi yang terangkai di atas dua buah sungai yang membelah perbatasan dengan Kampung Batu Putuk, Bandar Lampung.
Rangka besi itu adalah rangka jembatan gantung yang sedang dalam pengerjaan.
Ialah Tim Vertical Rescue yang sibuk merangkai material untuk membuat jembatan gantung.
Jembatan gantung ini dibuat untuk menghubungkan Kampung Kihung dan Kampung Batu Putuk yang terpisah dua sungai yaitu Sungai Way Betung dan Sungai Kuripan.
Kehadiran jembatan gantung ini sudah ditunggu warga Kampung Kihung sejak lama.
Pasalnya jembatan ini sangat berguna sebagai akses bagi anak-anak ke sekolah.
Anak-anak Kampung Kihung bersekolah di SDN 1 BatuPutuk.
Letak sekolah yang berada di kampung seberang membuat mereka harus menyeberangi dua sungai setiap pergi ke sekolah.
Baca Juga: Libur Natal, Pusat Perbelanjaan di Bandar Lampung Dipadati Pengunjung
“Ya kalo berangkat ke sekolah harus angkat sepatu supaya ga basah,” ujar Riko Nanda Saputra (12), siswa kelas 6 SDN 1 Batu Putuk.
Ada jalan lain untuk menuju sekolah. Namun mereka harus menempuh jarak lumayan jauh sekitar 2,5 kilometer dengan medan menanjak dan licin saat hujan.
Jika ditempuh dengan jalan kaki memakan waktu 15 menit.
Tak ingin memakan waktu lama, anak-anak Kampung Kihung lebih memilih menyeberangi dua sungai menuju sekolah.
Menurut Suparno,Ketua RT 08 LK 1 Kampung Kihung, semua warganya menyekolahkan anak-anaknya di SDN 1 Batu Putuk. Ini dikarenakan hanya itulah sekolah yang paling dekat dengan kampungnya.
“Saat ini ada 30 anak yang sekolah di sana,” ujarnya saat ditemui Suaralampung.id.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kejar-kejaran Dramatis Berujung Patah Tulang! Pelarian Residivis Maling Gadget di Pringsewu Berakhir
-
Numpang Tidur Seminggu, Cucu di Tulang Bawang Malah Embat Motor dan HP Kakek Sendiri
-
Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah
-
BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang
-
Semen Baturaja Dukung Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi di Lampung Selatan