- Dedi Rustana Siregar melompat dari Dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni ke laut pada Minggu dini hari.
- Tim SAR gabungan mendeteksi dan mengevakuasi korban di Pulau Kandang pada Senin siang dalam keadaan selamat.
- Operasi pencarian resmi ditutup setelah korban mendapatkan pemeriksaan medis dan dipulangkan ke Cilegon.
SuaraLampung.id - Aksi nekat Dedi Rustana Siregar (38) berakhir dengan mukjizat. Pria asal Cilegon, Banten, yang dilaporkan terjun bebas ke laut lepas dari Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Selat Sunda, Senin (12/10/2026).
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Dedi di sekitar Pulau Kandang, kawasan Tanjung Tua, Lampung Selatan, pada koordinat 5°52.981' LS dan 105°45.627' BT—sekitar 0,99 mil laut dari titik awal korban menjatuhkan diri.
Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengungkapkan bahwa keberhasilan evakuasi ini bermula dari pemetaan presisi menggunakan Search and Rescue Map Prediction.
"Titik terang muncul pukul 12.25 WIB saat tim mendeteksi keberadaan korban di Pulau Kandang. Tim bergerak cepat dan berhasil mengangkat korban ke atas kapal pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan bernyawa," ungkap Rezie.
Baca Juga:Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni
Dedi langsung dilarikan ke Kantor ASDP Bakauheni untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan awal, sebelum dipulangkan ke kediamannya di Cilegon.
Peristiwa dramatis ini bermula pada Minggu (11/10/2026) dini hari, sekitar pukul 01.10 WIB. Berdasarkan keterangan adik sepupu korban, Eno Sardiono, korban yang baru tiba di area Pelabuhan Bakauheni tiba-tiba keluar dari mobil.
Tanpa diduga, Dedi langsung berlari, memanjat pagar pembatas Dermaga 7 Eksekutif, dan melompat ke gelapnya laut lepas. Kejadian kilat itu langsung dilaporkan ke pihak ASDP dan Pos SAR Bakauheni.
Pencarian besar-besaran pun digelar sejak hari pertama dengan melibatkan lintas unsur seperti Tim Rescue Basarnas, Polairud Polda Lampung, TNI AL, ASDP, hingga nelayan setempat yang menyisir laut menggunakan kapal RIB dan perahu karet bermesin.
"Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 13.50 WIB. Seluruh personel telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkas Rezie sembari mengapresiasi kesigapan dan sinergi seluruh elemen penyelamat.
Baca Juga:Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni