Deflasi di Lampung, BI: Biaya Pendidikan Turun, Harga Bahan Pangan Stabil

Deflasi ini, menurut Bank Indonesia, utamanya dipicu oleh dua faktor utama

Wakos Reza Gautama
Selasa, 02 September 2025 | 15:09 WIB
Deflasi di Lampung, BI: Biaya Pendidikan Turun, Harga Bahan Pangan Stabil
Ilustrasi deflasi di Lampung. [google ai studio]

SuaraLampung.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Lampung mencatat daerah ini mengalami deflasi sebesar 1,47 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Agustus 2025. Angka ini tentu saja menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Deflasi ini, menurut Bank Indonesia, utamanya dipicu oleh dua faktor utama yang sangat krusial bagi rumah tangga: penurunan harga komoditas pangan dan biaya pendidikan yang lebih ringan.

Kepala KPw BI Lampung, Bimo Epyanto, menjelaskan bahwa deflasi pada Agustus 2025 ini tak lepas dari peran penurunan harga berbagai komoditas penting.

"Dilihat dari sumbernya, deflasi pada Agustus 2025 utamanya disebabkan oleh penurunan harga komoditas, kelompok pendidikan, serta makanan, minuman dan tembakau," ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (2/9/2025).

Baca Juga:Terbongkar di Lampung Utara! Sindikat Pemalsuan SIM Lintas Provinsi: Ancaman di Balik Kemudi Palsu

Analisis yang mendalam ini menunjukkan adanya intervensi kebijakan dan kondisi pasar yang saling mendukung terciptanya stabilitas harga.

Pendidikan Lebih Murah, Beban Orang Tua Berkurang

Salah satu penyumbang deflasi terbesar berasal dari sektor pendidikan. Uang sekolah SMA menyumbang andil deflasi sebesar 0,84 persen, disusul uang sekolah SMP sebesar 0,39 persen.

Penurunan signifikan biaya pendidikan menengah ini bukan tanpa alasan. Bimo Epyanto menjelaskan bahwa hal ini dipicu oleh implementasi kebijakan revolusioner: penghapusan pungutan komite sekolah pada SMA, SMK, dan SLB negeri.

Kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran 2025/2026, di mana biaya operasional sekolah kini digantikan oleh dukungan pendanaan dari APBD. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi, meringankan beban orang tua dan menjamin akses pendidikan yang lebih merata.

Baca Juga:Ojol Lampung Berduka: Gelar Doa Bersama untuk Affan

Bayangkan saja, dengan biaya sekolah yang terpangkas, para orang tua di Lampung kini bisa mengalihkan alokasi dana untuk kebutuhan lain, atau bahkan menabung demi masa depan anak-anak mereka. Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan dampak nyata pada kualitas hidup keluarga di Lampung.

Panen Melimpah, Harga Pangan Terkendali

Selain pendidikan, sektor pangan juga turut berkontribusi pada deflasi ini. Komoditas seperti tomat dan cabai rawit mengalami penurunan harga, masing-masing menyumbang andil deflasi sebesar 0,14 persen dan 0,07 persen.

Penurunan ini sejalan dengan meningkatnya pasokan di pasar domestik berkat periode panen yang melimpah. Sementara itu, harga bawang putih juga turun dengan andil 0,06 persen, ditopang oleh kelancaran pasokan pasca realisasi impor yang menjaga stabilitas distribusi.

Namun, deflasi yang lebih dalam pada Agustus 2025 ini sedikit tertahan oleh beberapa komoditas yang justru mengalami inflasi.

Bawang merah dan beras menjadi penyumbang utama inflasi dengan andil masing-masing sebesar 0,14 persen dan 0,05 persen (mtm). Kenaikan harga kedua komoditas ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya pasokan seiring berakhirnya periode panen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini