"Untuk mengatasi kemungkinan penumpukan kendaraan di pelabuhan pihak PT ASDP Cabang Bakauheni telah menyiapkan kapal tambahan dan mengoperasikan hingga tiga dermaga," kata dia.
Kemudian, lanjutnya, apabila situasi semakin padat kapal akan diberlakukan sistem bongkar-muat cepat guna mempercepat arus kendaraan masuk dan keluar dari pelabuhan.
"Dengan strategi yang telah disiapkan oleh kepolisian dan pihak terkait, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh pemudik," kata dia.
Peningkatan Arus di Tol Lampung
Baca Juga:Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni
Peningkatan arus kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) masih akan terus terjadi hingga 3 hari ke depan pada masa arus balik Lebaran 2025.
"Prediksi kami arus balik masih akan berlangsung hingga 5, 6, dan 7 April mendatang," ujar Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.
Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas di JTTS.
Pada hari Rabu (2/4/2025) tercatat 185.393 kendaraan melintasi JTTS, atau meningkat 145,76 persen daripada trafik normal pada hari yang sama. Sementara itu, sebanyak 15.037 kendaraan tercatat melintas di ruas tol fungsional.
Baca Juga:Mudik Motor Makin Lancar! Dermaga Khusus & Skema TBB Disiapkan di Bakauheni
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Lampung mengingatkan pemudik untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan.