Efisiensi Anggaran, Bagaimana Nasib Pemeliharaan Irigasi di Lampung?

operasi pemeliharaan dan memfungsikan jaringan irigasi akan tetap dilakukan, namun dengan sistem yang bergantian

Wakos Reza Gautama
Rabu, 19 Februari 2025 | 20:43 WIB
Efisiensi Anggaran, Bagaimana Nasib Pemeliharaan Irigasi di Lampung?
Ilustrasi Bendungan Batutegi. BBWS Mesuji Sekampung akan tetap melakukan pemeliharaan jaringan irigasi walau ada efisiensi anggaran. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung menyatakan pemeliharaan infrastruktur sumber daya air (SDA) masih tetap berjalan meski ada efisiensi anggaran.

Kepala BBWS Mesuji Sekampung Roy Panagom Pardede mengatakan pihaknya memiliki tugas dan kewajiban memastikan infrastruktur sumber daya air seperti jaringan irigasi, bendung, dan bendungan tetap berjalan lancar.

"Hal ini untuk mendukung pertanian serta kebutuhan masyarakat akan sumber daya air," ujar Roy Panagom Pardede, Rabu (19/2/2025).

Ia mengatakan operasi pemeliharaan dan memfungsikan jaringan irigasi akan tetap dilakukan, namun dengan sistem yang bergantian, karena belum ada kepastian anggaran setelah adanya kebijakan efisiensi di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp60,46 triliun.

Baca Juga:Operasi Keselamatan Krakatau 2025: 11 Ribu Lebih Pelanggar Terjaring di Lampung

"Seperti kemarin ada kejadian irigasi dan tanggul rusak di Batang Hari Utara, kami upayakan melakukan perbaikan dengan kondisi serta anggaran yang ada untuk tetap bekerja. Sehingga petani masih bisa dapat air meski tidak banyak," katanya.

Roy menjelaskan perbaikan tanggul sungai dan irigasi yang sedang dikerjakan ini tidak akan mengganggu proses tanam lahan pertanian yang saat ini tengah melakukan masa tanam, dan adapula yang mulai panen.

"Kami berharap ada kepastian anggaran untuk melaksanakan tugas rutin ini. Dan saat ini masih diupayakan suplai air dari jaringan irigasi dan bendungan berfungsi dengan baik. Yang menjadi kendala adalah kalau tanggul sungai jebol maka akan membanjiri sawah. Saat ini kami berusaha jangan sampai lahan pertanian yang sudah tanam, gagal tanam karena masalah air," ujar dia.

Menurut Roy, saat ini telah terjadi transisi pelaksanaan tugas pemeliharaan jaringan untuk irigasi Sekampung dan Rarem, yang sebelumnya dilaksanakan oleh Satuan Kerja Tenaga Pengairan Operasional (TPOP) Provinsi Lampung dikembalikan ke balai.

"Sehingga saat ini petugas yang masih dalam masa transisi juga masih menunggu kepastian, namun tetap melakukan tugasnya untuk menjaga lancarnya irigasi serta pengairan dari bendung ataupun bendungan," katanya.

Baca Juga:Waspada! Kasus DBD di Lampung Melonjak, 10 Orang Meninggal di Januari 2025

Berdasarkan data Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung total luas daerah irigasi seluas 383.583 hektare yang terbagi menjadi irigasi seluas 331.010 hektare dan rawa seluas 52.573 hektare.

Untuk irigasi terdiri dari irigasi permukaan seluas 328.153 hektare, irigasi air tanah 2.857 hektare. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini