Pemadaman Listrik Total di Lampung bikin Ekonomi Digital Lumpuh

pemadaman listrik ini membuat ekonomi digital lumpuh dan sejumlah usaha offline tutup seharian.

Wakos Reza Gautama
Rabu, 05 Juni 2024 | 19:43 WIB
Pemadaman Listrik Total di Lampung bikin Ekonomi Digital Lumpuh
Pemadaman listrik total di Lampung membuat ekonomi digital lumpuh. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung menyatakan pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari ini berdampak pada dunia usaha.

Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Provinsi Lampung Romi Junanto mengatakan, pemadaman listrik ini membuat ekonomi digital lumpuh dan sejumlah usaha offline tutup seharian.

"Dari kemarin banyak mini market, UMKM, restoran, dan pedagang pinggir jalan yang mengandalkan listrik dan pembayaran digital tutup seharian," ujar Romi Junanto, Rabu (5/6/2024).

Ia meminta pemadaman listrik yang terjadi itu tidak berlanjut, sebab pemadaman listrik yang terjadi cukup lama itu telah merugikan sektor industri dan UMKM.

Baca Juga:Listrik Pulih Bertahap, 854 Ribu Pelanggan PLN Lampung Kembali Menyala!

Menurutnya, SPBU, mesin ATM yang sepenuhnya mengandalkan listrik juga tak bisa beroperasi. Masyarakat yang tak membawa uang tunai sempat kesusahan.

"Dunia usaha harus menyediakan genset agar produksi tetap berjalan. Hal itu membuat perusahaan harus mengeluarkan biaya operasional yang lebih tinggi untuk membeli solar non subsidi," ucap Romi.

Romi melanjutkan PLN seharusnya memiliki cadangan jaringan yang terinterkoneksi di beberapa titik. Sehingga jika terjadi kerusakan di area tertentu sistem kelistrikan tidak lumpuh total.

"Kalau kompensasi semua sudah diatur Peraturan Menteri ESDM nomor 27 tahun 2017, tapi persoalannya bukan kompensasi melainkan harus ada bentuk pertanggungjawaban moril," tambahnya.

Tanggapan atas adanya dampak pemadaman listrik itu pun dikatakan oleh salah satu pengusaha kafe di Lampung, Irfan.

Baca Juga:Pemprov Lampung Minta PLN Segera Pulihkan Pemadaman Listrik Total

"Mengenai hal ini secara operasional memang terdampak karena belum ada genset, dan banyak pelanggan yang ingin ke kafe karena butuh listrik dan jaringan internet saat listrik padam," kata Irfan.

Dia mengatakan dampak lainnya akibat listrik padam adalah bahan makanan beku 30 persen harus dibuang, kemudian seharusnya menyeduh kopi menggunakan mesin espresso jadi harus manual.

"Tapi kalau untuk pemadaman yang sifatnya force majeure, kalau bagi pelaku usaha seharusnya memang ada kompensasi, karena golongan listrik yang kami pakai golongan bisnis. Dan kompensasi itu bisa macam-macam bentuknya, seperti ada insentif potongan biaya tagihan karena ada pemadaman, ataupun misalnya insentif subsidi pengadaan genset bagi pembelian dari pelaku UMKM," tambahnya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak