Keracunan Usai Makan Pisang Goreng, Satu Warga Metro Meninggal Dunia

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari keracunan tersebut

Wakos Reza Gautama
Rabu, 18 Januari 2023 | 14:01 WIB
Keracunan Usai Makan Pisang Goreng, Satu Warga Metro Meninggal Dunia
Warga yang mengalami keracunan dirawat di Rumah Sakit Ahmad Yani Metro. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Sejumlah warga Metro Utara, Kota Metro, Provinsi Lampung, mengalami keracunan makanan takziah. Akibatnya satu orang dilaporkan meninggal dunia. 

Sedangkan empat orang lain yang diduga mengalami keracunan dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Metro, Rabu (18/1/2023).

Korban yang meninggal yaitu N (37) warga Metro Utara. Sementara empat lainnya yakni S (49) warga Lampung Tengah, AS (66) warga Metro Utara, J (42) warga Punggur dan AJ (36) warga Metro Utara masih mendapat perawatan.

Salah satu korban, AS (66) warga Metro Utara menjelaskan, pihaknya bersama empat korban lainnya sedang melakukan takziah di rumah kerabat yang berada di Punggur, Lampung Tengah.

Baca Juga:Buron 8 Tahun, Basais Utami Ditangkap Tim Tabur Kejagung di Jakarta

Dalam takziah tersebut, ia dan korban lainnya memakan pisang goreng yang memang disuguhkan oleh keluarga kerabatnya tersebut.

"Pisang goreng itu baunya wangi mas, tidak tahu itu pisang apa. Karena memang disuguhkan ya kita makan saja," jelasnya.

Awalnya setelah memakan pisang goreng tersebut, tidak terjadi hal aneh pada tubuhnya. Namun, tak berselang lama ketika hendak pulang dirinya merasa pusing dan mual.

"Pas bangun itu kepala saya pusing dan mual. Yang lain juga sama seperti itu. Lalu kami dibawa ke sini (RSUD A Yani)," ucapnya.

Dokter jaga RSUD A Yani Metro, dr. Christopher PP Pandiangan mengatakan, kelima korban datang ke IGD RSUD A Yani dengan berurutan pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga:Nama Baim Wong Dicatut, Seratus Orang Lebih Jadi Korban Penipuan Giveaway

Dari lima korban tersebut, satu diantaranya sudah meninggal dunia yakni korban berinisial N (37) warga Metro Utara. Sementara korban lainnya dalam kondisi mengalami penurunan kesadaran dan sesak nafas.

"Berdasarkan penuturan korban, sebelumnya mereka mengonsumsi pisang goreng saat bertakziah pada pukul 19.00 WIB," jelasnya.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab dari keracunan tersebut karena masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari kelima korban.

"Kita belum bisa pastikan ya karena masih menunggu hasil pemeriksaan. Kita sudah ambil sampel mulai dari darah, urine, busa yang keluar dari hidung dan mulut, feses serta makanan yang terakhir dikonsumsi," terang dia.

Dokter Christopher menuturkan, untuk korban yang meninggal, pihak RSUD A Yani akan bekerja sama dengan pihak dokter Forensik untuk melakukan pemeriksaan penyebab kematian itu.

Saat ini, tambah dia, keempat pasien yang selamat sudah mulai membaik namun masih mendapat perawatan intensif di IGD RSUD A Yani.

"Iya kita masih melakukan observasi kepada empat korban. Saat ini kondisinya sudah membaik tapi masih dalam pengawasan," tambahnya. (ANTARA)

News

Terkini

Menurutnya, hal tersebut guna mengantisipasi maraknya isu penculikan anak yang beredar.

News | 17:39 WIB

Pemeriksaan ini terkait adanya kerusuhan pembakaran kantor PT AKG oleh massa

News | 14:33 WIB

Jaksa Penuntut Umum memperlihatkan bukti-bukti mahasiswa yang dititipkan oleh Dekan Pertanian tersebut

News | 18:00 WIB

Akibat kecelakaan ini, pelajar SMKN 2 Kalianda Lampung Selatan bernama Rahmad Febrian (18) tewas

News | 16:11 WIB

Dekan FMIPA Unila pernah memberikan uang kepada Karomani sebesar Rp60 juta dari efisiensi keuangan

News | 14:57 WIB

di dalamnya terdapat tumpukan kayu jenis bayur yang sudah di kemas menjadi balokan dan papan.

News | 20:40 WIB

sampai saat ini pencarian korban nelayan hilang masih nihil.

News | 15:41 WIB

kantor dan sejumlah aset milik PT AKG Bahuga di Kampung Agung, Bahuga, Way Kanan, dibakar

News | 13:43 WIB

pihaknya menerjunkan sebanyak satu tim rescue pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi.

News | 15:07 WIB

kabar penculikan anak di SDN 1 Way Dadi adalah tidak benar.

News | 13:29 WIB

amplop yang diberikan ke KH Said Aqil Siradj bukan bersumber dari uang suap

News | 12:58 WIB

kecelakaan melibatkan dua sepeda motor pada Rabu (25/01/2023) pukul 20.00 WIB menewaskan satu pelajar di Pringsewu.

News | 18:12 WIB

para pelaku merupakan sindikat bersenjata api dan sajam, spesialis pencurian hewan

News | 18:07 WIB

Mualimin menjawab uang itu diberikan saat Said Aqil datang ke Lampung

News | 10:41 WIB

TPS ini tersebar di 2.651 desa/kelurahan.

News | 19:20 WIB
Tampilkan lebih banyak