Pun dalam beberapa pertandingan persahabatan belum lama ini, Iran bahkan menggulingkan Uruguay yang sudah pasti tak diabaikan oleh Gareth Southgate.
Inggris harus mencari akal dalam membongkar fondasi pertahanan Iran dan sekaligus mencegah pemain-pemain sayap melancarkan serangan balik yang cepat.
Bagi Iran sendiri, pertemuan pertamanya dengan Inggris menjadi momen kebanggaan nasional yang menjadi pembuka sukses yang sebelum ini tak pernah mereka capai, yakni lolos fase grup.
Pemain sayap Alireza Jahanbakhsh menegaskan bahwa rekan-rekan satu timnya hanya fokus berusaha melewati fase grup yang jika terjadi maka akan menjadi yang pertama bagi Iran.
Jahanbakhsh juga siap membuat rekan-rekan sebangsanya bangga dan kemudian bergembira di tengah krisis politik yang melanda Iran.
"Pada akhirnya ketika sepak bola menyatu, kita bisa menciptakan kegembiraan, kita bisa membuat orang-orang bahagia," kata dia seperti dikutip Reuters.
Statistik penting kedua tim
- Kedua tim tak pernah bertemu dalam pertandingan kompetitif sehingga pertemuan Senin 21 November ini adalah yang pertama bagi mereka.
- Baik Inggris maupun Iran lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 setelah menjuarai grup dalam zona kualifikasi masing-masing.
Baca Juga:Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Bikin Para Pemain Persija Terbagi untuk Jagoan Piala Dunia 2022
- Inggris tak pernah menang dalam lima pertandingan terakhirnya termasuk kalah dua kali dari Italia, sedangkan Iran memenangkan tiga dari lima laga terakhirnya termasuk menumbangkan Uruguay 1-0.